SuaraBatam.id - Anggota komisioner KPU Provinsi Kepulauan Riau Priyo Handoko reaktif virus corona. Priyo habis dari Jakarta.
Saat ini Priyo tengah menjalani karantina mandiri di kediamanya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mochammad Bisri membenarkan hal itu.
"Yang bersangkutan (PH) menjalani rapid tes dua kali, hasil rapid tes pertama non reaktif, namun rapid tes kedua hasilnya reaktif," kata Bisri, Kamis (29/10/2020).
Bisri menambahkan, setelah reaktif Covid-19, kemudian tes usap hidung tenggorokan atau swab.
"Swab dilakukan dua hari lalu, saat ini hasil swab yang bersangkutan belum keluar. Mungkin bila tidak sore ini besok hasilnya keluar," ujar Bisri.
Sebelum dinyatakan reaktif Covid-19 yang bersangkutan sebelumnya melakukan perjalanan dinas dari Jakarta.
"Iya yang bersangkutan telah melakukan perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan Pilkada, dan setelah pukang dari Jakarta dilakukan rapid tes dan hasilnya reaktif," tuturnya lagi.
Sementara itu Ketua KPU Provinsi Kepri Sriwati saat dihubungi untuk meminta konfirmasi terkait hal ini tidak mengangkat teleponnya.
Baca Juga: Prancis dan Jerman Kembali Lockdown karena Lonjakan Covid-19
Kasus Corona di Kota Batam, Kepulauan Riau masih fluktuatif, baik untuk angka pertambahan kasus baru maupun kesembuhan pasien.
Merujuk data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, terdapat tambahan 22 kasus baru secara harian pada Kamis (29/10/2020).
Pasien tanpa gejala masih mendominasi tambahan kasus baru sebanyak 16 orang. Kemudian, 2 kasus bergejala dan 4 kasus merupakan konfirmasi kontak erat.
Tambahan kasus baru ini menjadikan akumulasi kasus positif Corona di Batam menjadi 2.728 kasus.
Sedangkan angka pasien sembuh Covid-19 pada hari ini mengalahkan tambahan kasus baru. Terdapat 26 orang yang dinyatakan sembuh setelah dirawat di berbagai rumah sakit rujukan.
Tambahan ini membuat akumulasi pasien sembuh Corona di Batam melebihi 2 ribu orang yakni 2.001.
Jumlah pasien dirawat juga menurun menjadi 661 orang, dibandingkan sehari sebelumnya.
RSKI Covid-19 Galang yang tadinya merawat 310 pasien, kini terdapat 299 pasien. Namun jumlah pasien yang diisolasi di Rusun BP Batam Tanjung Uncang masih sebanyak 147 orang.
Sementara angka kematian tetap bertahan di angka 66 orang.
Persebaran kasus Corona tertinggi masih dipegang Kecamatan Batam Kota dengan 615 kasus dengan 117 orang yang masih dirawat.
Kemudian disusul Kecamatan Sei Beduk dengan 443 kasus, dengan 80 orang masih dirawat.
Berita Terkait
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi