SuaraBatam.id - Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat tambahan 140 orang positif dan 34 orang sembuh dari paparan virus corona pada Sabtu (24/10/2020).
"Iya, ada penambahan 140 orang," kata Juru Bicara Covid-19 Kota Batam, Azril A.
Dengan begitu, total 2.530 orang positif Covid-19 di Batam.
Sebanyak 1.883 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 65 orang meninggal dan 582 orang sedang dirawat.
Dari 140 orang yang dinyatakan positif Covid-19, sembilan orang di antaranya adalah bergejala, 112 orang lainnya tanpa gejala, dan 19 orang lainnya merupakan kontak erat dari pasien sebelumnya.
Penambahan warga positif Virus Corona sepekan ini menjadi yang terbanyak sepanjang pandemi Covid-19 di Batam, sejak Maret 2020.
Gugus Tugas mencatat, pada pekan ketiga Oktober 2020, tambahannya mencapai 530 orang.
Sementara itu, dengan tambahan tersebut, maka delapan kecamatan berstatus zona merah yaitu Sekupang dengan 104 orang masih dalam perawatan, Batuaji dengan 92 orang, Sagulung dengan 120 orang, Sei Beduk dengan 68 orang, Bengkong dengan 35 orang, Lubuk Baja dengan 24 orang, Nongsa dengan 24 orang, dan Batam Kota dengan 100 orang.
Sedang Kecamatan Batuampar berstatus zona merah muda dengan 12 orang masih dalam perawatan, dan Kecamatan Belakangpadang zona kuning dengan tiga orang dalam perawatan.
Baca Juga: Klaster Karyawan Swasta Dominasi Kasus Covid-19 di Kota Batam
Dua kecamatan lainnya zona hijau yaitu Bulang dan Galang, tanpa seorang pun yang dirawat karena Covid -19. Kedua kecamatan itu berwilayah di pulau-pulau penyangga.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, penambahan jumlah kasus Covid -19 kebanyakan adalah hasil penelusuran di sebuah perusahaan.
Perusahaan melakukan pemeriksaan kesehatan demi memastikan kondisi pekerjanya. Dari 2.310 pekerja yang diperiksa, 186 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19. [Antara]
Berita Terkait
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli