SuaraBatam.id - Sebanyak 150 tenaga kerja asing asal Cina atau TKA Cina akan dikirim ke Bintan, Kepulauan Riau. Mereka akan datang di tengah pandemi corona di Indonesia.
Sebanyak 150 orang TKA itu akan tiba melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang pada Jumat (2/10/2020) siang.
Kedatangan TKA China ini merupakan yang kesekian kali. Mereka akan bekerja PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Bintan.
Kloter pertama TKA asal Cina ini datang sebanyak 325 orang dan tiba di Kepri pada tanggal 8 Agustus 2020 lalu melalui Bandara RHF Tanjungpinang.
Sedangkan kloter kedua TKA asal Cina datang sebanyak 150 orang dan tiba di Kepri pada tanggal 5 September 2020 lalu juga melalui Bandara RHF Tanjungpinang.
Sementara TKA asal China yang sebelumnya sudah datang di PT BAI ada sekitar 500 orang. Sehingga total keseluruhan TKA asal China yang sudah ada di PT BAI kurang lebih mencapai 1.125 orang.
Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepri Bahtiar Baharuddin mengaku sudah siap mengantisipasi kedatangan TKA asal Cina ini.
"Ya saya sudah mendapat laporan kedatangan TKA asal China itu. Dan tim sudah siap untuk mengantisipasi hal itu," kata Bahtiar di Tanjungpinang.
Untuk kedatangan para TKA asal Cina ini jelas Bahtiar, itu merupakan lintas kementerian, apalagi ini ada kaitannya dengan asing.
Baca Juga: Berapa Harga Remdesivir? Ini Penjelasan Kisaran Harga Obat Virus Corona
Tentu ada koordinasi dengan pusat dalam hal ini dengan kementerian terkait.
"Berapa jumlah detailnya saya cek lagi, namun saya sudah dapat laporan dari Pak Sekda dan tim memang ada datang TKA asal Cina itu," ujar Bahtiar.
Bahtiar juga mengungkapkan terkait pemeriksaan kesehatan TKA yang akan datang ke Kepri itu. Tim gugus tugas Covid-19 Kepri, akan melakukan pemeriksaan secara mendetil.
"Kedatangan TKA ini kan sudah ada kejadian sebelumnya. Jadi tim sudah tau tugasnya. Apalagi terkait protokol kesehatan Covid-19 semua harus mematuhi aturan tak terkecuali," ujar Bahtiar.
Sebagaimana diketahui TKA asal China yang akan bekerja di PT BAI Bintan ini merupakan kloter yang ke tiga.
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan
-
Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid