SuaraBatam.id - Kantor PDAM Tirta Kepulauan Riau diserbu kawanan kawanan tawon. Akibatnya, dua karyawan PDAM Tirta mengalami luka yang cukup parah.
Serangan kawanan tawon yang terjadi pada Senin (28/9/2020) siang ini menyerang Raja Ibrahim dan Jimmi yang saat itu tengah mengecek jaringan pipa yang rusak di kawasan Hutan Lindung, Batu 2, Tanjungpinang.
"Ya ada dua orang petugas PDAM yang terluka karena serangan tawon, sehingga terpaksa dilarikan ke UGD RSUD Tanjungpinang," kata Rudi Chua, anggota DPRD Kepri yang menerima laporan, Selasa (29/9/2020).
Disampaikan Sekretaris PDAM Tirta Kepri Iin, kedua pegawai lapangan PDAM sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat diserang tawon saat bekerja.
"Alhamdulillah saat ini kedua pegawai itu sudah pulang dari rumah sakit, namun dianjurkan dokter untuk beristirahat dulu," kata Iin, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Usai peristiwa ini, Iin menuturkan, pihak PDAM akan lebih memperhatikan kesehatan semua pagawainya. Untuk semua pengobatan kedua pegawai ini juga akan ditanggung perusahaan.
"Iya kita akan berikan pengobatan hingga benar-benar sembuh dan sehat. Kita istirahatkan beberapa hari setelah dipulangkan dari rumah sakit," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar