SuaraBatam.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat tambahan 20 orang positif virus corona, Selasa (15/9/2020) hari ini. Sementara ada 12 orang sembuh.
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas COVID-19 Batam Didi Kusmarjadi menyebutkan dengan demikian total 991 orang terkonfirmasi positif.
Dari jumlah tersebut, 573 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 38 orang meninggal dan 380 orang lainnya sedang dirawat.
Dari tambahan 20 orang yang positif COVID-19 hari ini, sebanyak 10 orang di antaranya konfirmasi tanpa gejala dan masing-masing lima orang konfirmasi bergejala serta konfirmasi kontak dengan pasien terpapar lainnya.
Dari 20 orang yang dinyatakan positif hari ini, 10 orang di antaranya adalah warga Batam Kota, yaitu kasus 972 hingga 976, berturut-turut adalah karyawan swasta 28 tahun, wiraswasta 56 tahun, ASN Pemkot Batam 38 tahun, serta dua ASN instansi vertikal berusia 32 tahun dan 29 tahun.
Kemudian kasus 978 hingga 980, berturut-turut adalah balita, pelajar 13 tahun dan ibu rumah tangga 57 tahun, serta kasus 986 dan 987 karyawan swasta berusia 42 tahun dan 37 tahun.
Selanjutnya, tiga warga Kecamatan Sagulung, yaitu kasus 982 karyawan swasta 31 tahun, kasus 949 wiraswasta 49 tahun dan kasus 988 karyawan swasta 43 tahun.
Dua orang warga Batuaji, yaitu kasus 989 dan 990, karyawan swasta 48 tahun dan 44 tahun serta dua orang warga Bengkong, tidak bekerja usia 38 tahun dan karyawan swasta 47 tahun.
Kemudian, masing-masing seorang warga Sekupang, Bengkong, Sei Beduk, berturut-turut kasus 977 P3K Pemkot Batam berusia 52 tahun, karyawan swasta 20 tahun.
Baca Juga: 13 Karyawan Positif Covid-19, Dua Studio Indosiar di Daan Mogot Ditutup
Sementara itu, kasus positif COVID-19 telah menyebar di 10 dari 12 kecamatan di Kota Batam. Hanya dua yang zona hijau, yaitu Kecamatan Belakangpadang dan Galang.
Sedangkan delapan kecamatan berstatus zona merah, yaitu Sekupang, Batuajo, Sagulung, Sei Beduk, Bengkong, Lubuk Baja, Nongsa, dan Batam Kota. Serta masing-masing satu kecamatan zona merah muda dan kuning, yaitu Batuampar dan Bulang. (Antara)
Berita Terkait
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar