SuaraBatam.id - Setidaknya 15 karyawan Bank Syariah Mandiri terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Kubaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.
Informasi ini disampaikan langsung manajemen PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) dalam pernyataan pers yang diterima ANTARA di Pekanbaru,
Pihak manajemen menyatakan mengutamakan keselamatan nasabah dan pegawai dalam penanganan kasus dan mengapresiasi gerak cepat dan koordinasi yang terbangun baik dengan Dinas Kesehatan Kuansing dan pemerintah daerah setempat.
"Jajaran Mandiri Syariah mengapresiasi Dinkes dan Pemda yang bergerak cepat serta koordinasi yang baik dengan kami dalam melakukan protap pencegahan COVID-19," kata Regional CEO Mandiri Syariah Region 1 Medan, Wisnu Sunandar.
"Berkat penanganan yang baik, karyawan yang positif sudah dinyatakan sembuh dan diminta pulang ke rumah untuk menjalankan isolasi mandiri,” ujarnya, Kamis (3/9/2020)
Menurutnya, Mandiri Syariah terus perketat dan disiplin memenuhi prosedur tetap (protap) pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kantor cabang demi keselamatan nasabah dan pegawai.
Mandiri Syariah juga telah melakukan protokol pencegahan COVID-19 baik untuk nasabah dan pegawai di antaranya dengan pengecekan suhu tubuh, kewajiban memakai masker, penyediaan hand sanitizer, pengaturan jumlah nasabah di area banking hall dengan jarak aman satu meter, dan pemasangan partisi acrylic.
"Untuk kemudahan dan kenyamanan nasabah, kami mengimbau nasabah untuk dapat mengoptimalkan layanan digital banking Mandiri Syariah Mobile, Net Banking dan ATM yang bisa diakses selama 24 jam," katanya Wisnu.
Sebelumnya, Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kuantan Singingi (Kuansing) mengatakan, pimpinan kantor cabang Mandiri Syariah Teluk Kuantan terinfeksi virus corona, dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Akhyar Nasution Yakin Menang Lawan Menantu Jokowi di Pilkada Medan
Mengantisipasi penularan, dinas kesehatan setempat segera melakukan penelusuran dengan uji usap kepada seluruh pegawai di kantor tersebut.
Juru Bicara COVID-19 Kuansing dr. Amelia Nasrin menyatakan, dari 17 pegawai Mandiri Syariah yang menjalani tes usap, 14 diantaranya terkonfirmasi COVID-19.
"Saat ini, semuanya diisolasi mandiri di rumah masing-masing," katanya.
Temuan ini menambah daftar panjang kasus COVID-19 di Riau, khususnya pada klaster perkantoran. Data Dinas Kesehatan Riau menunjukkan hingga Kamis pagi jumlah terkonfirmasi COVID-19 mencapai 2.030.
"Penambahan kasus per hari sejak Agustus rata-rata mencapai 100 orang, sedangkan pasien sembuh lebih sedikit. Seperti pada Rabu (3/9) terjadi penambahan 106 kasus, sedangkan yang sembuh hanya 10 orang," ujarnya, melansir Antara.
Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 kini mencapai 1.039 orang, sedangkan yang meninggal dunia 36 orang.
Berita Terkait
-
Hadiri Resepsi Pernikahan, Satu Keluarga di Badau Positif Covid-19
-
Update Covid-19 Bali: Pasien Meninggal Bertambah Jadi 75 Orang
-
Hasil Swab Negatif, Keluarga Jemput Paksa Jenazah Pasien 6 Tahun
-
Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Zona Merah Virus Corona!
-
'September Ceria', Positif Corona RI Terus Melonjak Jadi 177.571 Orang
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia