SuaraBatam.id - Usai disingkirkan secara dramatis oleh Olympique Lyonnais secara dramatis dalam perempat final Liga Champions, manajer Manchester City Pep Guardiola melakukan sumpah. Ia berjanji , suatu saat ia akan membawa The Citizens ke babak semifinal Liga Champions, kekalahan ini merupakan kali keempat baginya tersingkir di perempat final liga klub tertinggi di benua biru tersebut.
Ekspektasi tinggi sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini musnah usai City takluk 1-3 dari tangan Olympique Lyon di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).
"Seringkali ada tembok semacam ini yang harus Anda runtuhkan," kata Guardiola dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA.
Melansir dari Antara, Guradiola menyebut, tim asuhannya sangat layak menembus semifinal musim ini. Namun, ada berbagai faktor yang membuatnya tidak bisa menembus "tembok" Liga Champions.
"Tim ini dalam beberapa tahun terakhir pantas mencapai semifinal. Mungkin suatu hari kami bisa meruntuhkan tembok ini," ujarnya menambahkan.
Dalam pertandingan tersebut, Guardiola menggunakan strategi 4-3-3 dengan opsi memaksimalkan pemain sayap Kyle Walker dan Joao Cancelo untuk lebih maju ke depan. Nampaknya, Guardiola juga menempatkan gelandang bertahan Fernandinho untuk lebih mundur ke belakang sehingga terkesan memasang tiga bek.
Namun skema wing-back ini menjadi bumerang saat Maxwell Cornet berhasi mencuri keunggulan untuk Lyon. Antisipasi yang kurang maksimal dai Ederson Moraes jadi ganjaran penuh tiga gol atas Lyon.
Bukan tanpa perlawanan sengit, Manchester City bahkan mencatat serangan berbahaya sebanyak 57 kali ke lini belakang Lyon. Berbanding terbalik dengan Lyon yang "hanya" melayangkan serangan ancaman sebanyak 20 kali saja.
Namun, kesempatan tersebut banyak yang berakhir sia-sia. Raheem Sterling yang gagal memanfaatkan kesempatan emas di menit ke-86 di depan gawang lawan semakin melengkapi mandul-nya lini serang The Citizens pada laga tersebut.
Baca Juga: Sedot Pusar Korban, Dukun Cabul Mataram Hampir Dihakimi Massa
"Kami melakukan banyak hal dengan baik, tetapi itu tidak cukup. Kami melakukan banyak kesalahan di kotak penalti dalam momen-momen penting. Kami kesulitan mencari ruang dalam menciptakan serangan," ujar Guardiola.
Terhentinya langkah City di perempat final Liga Champions, membuat tim yang di awal musim diprediksi bisa melampaui raihan trigelar domestik mereka musim lalu itu hanya meraih trofi Piala Liga Inggris saja.
Lolos beruntun ke liga Champions selama empat musim, tidak membuat Guardiola mampu membawa piala si kuping lebar ke lemari kaca Etihad Stadium.
Berita Terkait
-
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?
-
Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions
-
Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?
-
Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan
-
Prediksi Eks Bomber Liverpool di Derby Manchester: MU Bisa Buat Repot City
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI