SuaraBatam.id - Kepolisian Daerah Riau membongkar fakta baru kasus penikaman imam masjid di Pekanbaru yang sempat menggegerkan khalayak.
Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis oleh tim Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau disimpulkan bahwa pelaku penikaman yang berinisial IM (24) mengalami gangguan jiwa berat.
Kabiddokes Polda Riau, Kompol Supriyanto menuturkan selama proses pemeriksaan pasien tidak kooperatif.
Selain itu, pelaku juga sering merasa terganggu ketika diperiksa.
Dari hasil pengamatan mendalam tim dokter menemukan adanya gangguan psikotik berupa waham.
"Kami simpulkan pasien alami gangguan jiwa berat", ujar Supriyanto seperti dikutip dari Riauonline.com--jaringan Suara.com, Sabtu (14/8/2020)
Waham adalah salah satu tanda penyakit Skizofrenia. Orang dengan gangguan tersebut biasanya memiliki pemikiran yang tidak sesuai dengan kenyataan dan mengalami paranoid.
Selain itu, orang yang mengalami waham keyakinannya tidak bisa digoyahkan atau dikoreksi.
Kronologi Penikaman
Baca Juga: Sosok Pejabat Penggugat Indosat karena Dibombardir SMS Tengah Malam
Aksi penikaman imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin, Pekanbaru terjadi pada Kamis (27/4/2020).
Korban yang bernama Ustaz Yazid Nasution tiba-tiba ditikam oleh IM,orang yang pernah berkonsultasi dengannya.
Peristiwa itu terjadi saat korban sedang berzikir usai melaksanakan salat isya berjamaah.
Saat itu, pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban bengkok.
Detik-detik insiden penikaman tersebut terekam kamera CCTV majid dan videonya viral di media sosial. Polisi pun mengamankan pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka
-
Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Tubuh Penuh Luka Lebam