SuaraBatam.id - Seorang pemuda berinisial AR (24) terpaksa diamankan Unit Reskrim Polsek Siak Hulu, Kampar, Riau lantaran menggelapkan sepeda motor milik temannya. Belakangan diketahui, uang hasil penjualan sepeda motor tersebut ia gunakan untuk membeli sabu-sabu.
Kepolisian menangkap pelaku berdasarkan laporan korban atas nama Ihatama (17) warga Desa Baru Siak Hulu. Tak berselang lama, warga Desa Tanah Merah Siak Hulu tersebut berhasil ditangkap polisi pada Selasa (28/7/2020) dini hari. Kepada polisi korban melaporkan, AR telah menggadaikan sepeda motor Honda model Vario miliknya yang awalnya hanya dipinjam pelaku pada Kamis (18/6/2020) pagi.
Kronologi berawal pada Kamis (18/6/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, ketika itu korban sedang berada dirumahnya bersama temannya AR. AR lantas meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan mencari uang guna biaya pengobatan ayahnya yang sedang sakit.
Esok harinya, AR kembali ke rumah korban namun tidak lagi membawa sepeda motor yang dipinjamnya. Pelaku menuturkan, motor milik korban sudah ia gadaikan untuk pengobatan ayahnya. Pada Senin (27/7/2020), abang kandung korban datang ke rumah untuk bermaksud bersilaturahmi. Kemudian ia mendapati sepeda motor milik korban sudah tidak ada, saudara korban tersebut lantas menanyakan keberadaan sepeda motor adiknya itu.
Korban menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada abangnya, keduanya lantas melaporkan hal ini kepada Polsek Siak Hulu untuk diusut. Menindaklanjuti laporan korban, Unit Reskrim Polsek Siak Hulu segera melakukan penyelidikan serta mencari keberadaan pelaku.
Pada Selasa (28/7/2020) dinihari, Tim berhasil menangkap tersangka AR saat berada di rumahnya di wilayah Desa Tanah Merah. Tersangka digelandang ke Polsek Siak hulu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kapolsek Siak Hulu Kompol Zulkarnain, membenarkan hal ini saat dikonfirmasi Riau Online (jaringan SUara.com). Ia menyampaikan, tersangka AR beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Siak Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek juga menyampaikan, dari hasil pengecekan terhadap urine tersangka, hasilnya negatif sebagai pengguna narkoba. Pelaku dijerat dengan pasal 372 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 4 tahun.
Baca Juga: Perahu Melaju Tanpa Awak, Nelayan di Pangkalan Kerinci Diduga Hilang
Berita Terkait
-
Perahu Melaju Tanpa Awak, Nelayan di Pangkalan Kerinci Diduga Hilang
-
Satu Karyawannya Positif Covid-19, Aktivitas Bank Riau Kepri Tetap Normal
-
Curi Sepeda Murid SD, Oknum Satpol PP Berstatus PNS di Pekanbaru
-
Ditipu Diberi Sabu Palsu, Pria di Pekanbaru Todong Kurir Sabu Pakai Senpi
-
Berusia 50 Tahun, Seekor Gajah Sumatera Dievakuasi dari Rohil
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin