SuaraBatam.id - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau berencana merelokasi SMA Negeri 3 Kota Tanjungpinang pascakebakaran yang terjadi pada Senin (27/7/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.
Musibah tersebut mengakibatkan gedung multimedia atau ruang komputer SMAN 3 Tanjungpinang ludes terbakar. Sedangkan penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.
"Kondisi SMAN 3 dari hasil evaluasi tiga tahun terakhir sudah tidak layak, sehingga wajar kalau direlokasi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Muhammad Dali seperti dikutip dari Antara, Rabu (29/7).
SMAN 3 Tanjungpinang berlokasi tak jauh dari SMAN 1 Tanjungpinang. Tepatnya terletak di tengah-tengah pemukiman warga Kecamatan Tanjungpinang Barat.
Dali menuturkan, relokasi sekolah tersebut rencananya dilakukan pada tahun anggaran 2021 mendatang.
Namun, proses relokasi tidak semudah membalikkan telapak tangan.
"Misalnya masalah penyelesaian aset, harus jelas dulu," kata Dali.
Terdapat dua opsi terkait rencana relokasi yang dimaksud. Pertama, memindahkan status SMAN 3 ke SMAN 1, sementara SMAN 1 dipindahkan ke tempat lain.
Sementara yang kedua, SMAN 1 tetap, namun kapasitas diperkecil mulai tahun 2021 dan SMAN 3 dipindahkan ke tempat lain.
Baca Juga: Edarkan Tembakau Gorila, Pria Bali Divonis 10 Tahun Penjara
"Intinya tahun depan, akan ada sekolah pengganti yang kami bangun. Lokasinya belum ditentukan," terang Dali.
Lebih lanjut, Dali juga masih mempertimbangkan untuk mengganti kerusakan sarana dan prasarana SMAN 3 akibat musibah kebakaran tersebut.
Mengingat banyak barang yang ludes terbakar, seperti 40 unit laptop, alat-alat musik, dan karpet.
Menurut Dali, kalaupun ada perbaikan fasilitas tersebut, kemungkinan baru bisa direalisasikan pada 2021.
Kendati begitu, Dali menjamin proses belajar daring selama pandemi Covid-19 di SMAN 3 Tanjungpinang tetap berjalan. Para guru dan siswa tetap bisa melakukan pembelajaran secara online.
Pasalnya meski gedung multimedia terbakar, SMAN 3 Tanjungpinang masih memiliki dua ruang komputer sehingga bisa menunjang proses kegiatan belajar mengajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar