SuaraBatam.id - Polsek Gunung Kijang meringkus seorang laki-laki berinisial WK (21) atas dugaan penggelapan sepeda motor. Ia nekat menjual kendaraan milik temannya lewat media sosial.
Pelaku bahkan nyaris dihajar warga saat aksinya berhasil diungkap oleh korban pada Sabtu (26/7).
Cerita bermula saat WK meminjam sepeda motor milik seorang temannya dan tiba-tiba menghilang tanpa kabar sejak dua minggu lalu.
Pria asal Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang itu akhirnya berhasil diciduk, setelah sempat memposting akan menjual sepeda motor pinjaman yang dibawa kabur di sebuah grup facebook.
Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang P Silalahi menuturkan pemilik kendaraan sudah membuat laporan resmi jika sepeda motornya dipinjam oleh pelaku dan tak dikembalikan.
"Korban sudah menghubungi pelaku lewat telpon. Tapi, tak diangkat sehingga membuat korban jengkel dan marah sehingga kasus ini dilaporkan ke polisi," ujar Monang seperti dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (26/7/2020).
Monang mengatakan, terakhir korban melihat kendaraannya hendak dijual pelaku di salah satu grup media sosial (medsos).
Melihat hal tersebut, tanpa pikir panjang, korban lantas menelepon pelaku dengan nomor lain dan menyamar sebagai pembeli.
Korban pura-pura membeli motor miliknya sendiri dengan cara tukar tambah satu unit handphone.
Baca Juga: Perampok Sadis Habisi Nyawa Kakek 90 Tahun, Gasak Cincin Emas dan Intan
Setelah sepakat, korban menjebak pelaku dan mengajaknya bertransaksi bertransaksi di pinggiran pantai salah satu resort di Keluarahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau
"Setelah tiba pelaku langsung diteriaki maling dan nyaris jadi amukan warga. Lalu pelaku diamankan warga dan digiring ke kantor polisi," jelas Monang.
Detik-detik penangkapan pencuri sepeda motor itu berhasil diabadikan oleh warga.
Dalam video yang beredar, terlihat kedua tangan WK diikat. Pelaku tampak pucat dan ketakutan saat digelandang warga menuju kantor polisi.
Atas perbuatannya, WK kekinian diamankan di kantor polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Dugaan penggelapan sepeda motor," ujar Monang, memungkasi.
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset