SuaraBatam.id - Seorang pencadu narkoba diamankan pihak kepolisian setelah menganiaya ibu kandungnya hingga trauma gara-gara tidak dibelikan sepeda motor.
Insiden penganiayaan tersebut terjadi di kediaman mereka di Jalan Kaki Bukit, Kangar, Perlis, Malaysia pada Sabtu (4/7/2020) sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
Kepala Inspektur Polisi Distrik Kangar, Wari Kiew menerangkan kronologi kejadian tersebut.
"Dari hasik penyelidikan awal, tersangka yang merupakan seorang pengangguran datang menemui ibunya dan meminta sejumlah uang untuk membeli sepeda motor baru," terang Wari seperti dikutip dari Berita Harian, Kamis (9/7/2020).
Namun saat itu sang ibu mengaku tidak memiliki uang. Lantaran permintaanya tak dipenuhi, pelaku lantas melakukan tindak penganiayaan kepada ibunya yang dituduhnya telah berbohong.
Saking kesalnya, pemuda 28 tahun itu menampar dan memukul sang ibu sampai berkali-kali. Bahkan ia juga menyeret korban ke lantai dan memberikan ancaman menggunakan kata-kata kasar.
Akibat kejadian itu, jelas Wari, korban yang berprofesi sebagai desainer interior dilarikan ke rumah sakit karena mengalami trauma.
"Korban tidak terluka serius, tetapi masih mengalami trauma dan ketakutan akibat pemukulan yang dilakukan oleh tersangka," imbuh Wuri.
Kekinian pelaku mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Baca Juga: Ditinggal Pemilik ke Dalam Cafe, Motor Terbakar di Parkiran Jalan Hijas
Menurut keterangan pihak berwajib, tersangka dijerat Pasal 323/506 KUHP karena telah memukul, meninju dan mengancam korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia