Jumlah Kunjungan Wisman ke Batam Meningkat, Didominasi dari Singapura

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 60.249 wisman berkunjung ke Kota tersebut.

Eliza Gusmeri
Rabu, 05 Oktober 2022 | 17:00 WIB
Jumlah Kunjungan Wisman ke Batam Meningkat, Didominasi dari Singapura
Ilustrasi wisatawan (bali-airport.com)

SuaraBatam.id - Jumlah wisatawan mancanegara Batam pada Agustus 2022 naik 5,44 persen dibanding Juli 2022 yang mencapai 57.139 kunjungan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 60.249 wisman berkunjung ke Kota tersebut.

Kepala BPS Kota Batam Rahmad Iswanto di Batam, Kepri, Rabu menyebutkan kenaikan jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2022 terjadi di beberapa pintu masuk yang ada di antaranya Pelabuhan Ferry Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim sebagai akibat sudah dibukanya pintu masuk wisman ke Batam dan tidak diberlakukan lagi tes usap antigen/PCR dan karantina.

"Jika dibandingkan Agustus 2021, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik sebesar 36.414,55 persen," katanya.

Baca Juga:Kemenag Batam Serukan Warga untuk Salat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Ia menjelaskan wisman yang berkunjung ke Kota Batam didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura.

"Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kota Batam tercatat wisman berkebangsaan Singapura, Malaysia, Inggris, dan Jerman mengalami kenaikan jumlah kunjungan pada Agustus 2022 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya," ujar Rahmad.

Sementara itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2022 mencapai rata-rata 40,92 persen atau turun 0,43 persen dibanding TPK Juli 2022 sebesar 41,35 persen.

Jika dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau naik sebesar 20,88 persen poin dengan TPK bulan Agustus 2021 yaitu sebesar 20,04 persen.

Pada Agustus 2022, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau lebih rendah 6,46 persen dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional, di mana rata-rata TPK nasional sebesar 47,38 persen. [antara]

Baca Juga:Sebanyak 45 Madrasah di Batam Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka

News

Terkini

Maka itu, penting sekali gawai terus menyala selama jam-jam produktif.

Lifestyle | 18:22 WIB

balita berjenis kelamin laki-laki, korban kecelakaan kapal kayu di Perairan Kabil, Kota Batam

News | 08:40 WIB

Daniel Mananta dikabarkan telah memeluk agama Islam atau mualaf. Hal ini menjadi heboh lantaran Daniel dekat dan mendengarkan pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS).

News | 17:15 WIB

Warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dihimbau untuk meramaikan kegiatan seminar untuk meningkatkan literasi digital.

News | 15:54 WIB

Kematian seorang prajurit TNI di Jayapura dibenarkan Komandan Korem 172/PWY Brigadir Jenderal TNI JO Sembiring.

News | 15:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, telah melaksanakan program pendidikan gratis hingga SMA.

News | 14:30 WIB

Mega bintang Lionel Messi tak mau menjagokan negaranya Argentina menjadi kampiun Piala Dunia 2022. Dia justru menyebut beberapa negara lain yang akan menjadi juara.

News | 11:25 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bersedia jika dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

News | 09:31 WIB

Penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

News | 16:35 WIB

F mengaku telah tinggal di hotel tersebut selama dua tahun. Selama itu pula ia menjajakan diri kepada pria hidung belang.

News | 15:52 WIB

Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi.

News | 15:25 WIB

senjata api itu ditemukan di dalam ransel bersama narkoba jenis ganja dan sabu.

News | 13:00 WIB

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez meminta Presiden China Xi Jinping agar menggunakan pengaruhnya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

News | 10:10 WIB

Gaya pacaran penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja selalu mencuri perhatian netizen.

Lifestyle | 09:36 WIB

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen batal menghadiri hari pertama konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali. Hal itu lantaran dia dinyatakan positif Covid-19.

News | 14:37 WIB
Tampilkan lebih banyak