Stafsus Gubernur Kepri Sarafudin Aluan Siap Dipanggil Polisi Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik Sekjen PDIP

Menurutnya berita yang disebar ke grup WhatsApp tersebut adalah pesan berantai yang diperoleh dari grup lain.

Eliza Gusmeri
Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:15 WIB
Stafsus Gubernur Kepri Sarafudin Aluan Siap Dipanggil Polisi Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik Sekjen PDIP
Anggota Tim Khusus (Timsus) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Sarafudin Aluan. (Foto: Ary/Batamnews)

SuaraBatam.id - Anggota Tim Khusus (Timsus) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Sarafudin Aluan mengaku siap dipanggil polisi dan memberikan keterangan mengenai kasus pencemaran nama baik Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang dilaporkan oleh Pengurus DPD PDIP Kepri ke Polda Kepri.

"Sebagai orang yang taat hukum, jika sudah dilaporkan begitu, kita hargai dan pasti hadir," ujar Aluan di Tanjungpinang, Senin (3/10/2022), dikutip dari Batamnews--jaringan suara.com.

Menurutnya berita yang disebar ke grup WhatsApp tersebut adalah pesan berantai yang diperoleh dari grup lain.

Namun, dia kurang teliti saat itu lalu turut menyebarkan pesan tersebut tanpa membuka terlebih dahulu isi beritanya.

Baca Juga:Kapolri Bentuk Timsus Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas Janji Investigasi Digelar Transparan

Akibat pesan tersebut menimbulkan keresahan dan membuat kecewa para pengurus PDIP. Namun dia sudah membuat pernyataan permohonan maaf kepada PDIP atas tindakannya.

"Berita itu juga sudah disebarkan ratusan kali sama orang lain. Namun, setelah saya kirim ke grup, barulah di terbit media-media terkait klarifikasi KPK bahwa berita itu tidak benar," kata Politisi PPP ini.

Dalam waktu dekat dirinya akan melakukan pertemuan langsung dengan tokoh PDIP Kepri dan meminta maaf secara langsung atas tindakan tersebut.

"Saya akan datang dan minta secara langsung terkait masalah ini," ucapnya.

Baca Juga:Marissya Icha Ringankan Hukuman Medina Zein, Ternyata Ini Alasannya

News

Terkini

Maka itu, penting sekali gawai terus menyala selama jam-jam produktif.

Lifestyle | 18:22 WIB

balita berjenis kelamin laki-laki, korban kecelakaan kapal kayu di Perairan Kabil, Kota Batam

News | 08:40 WIB

Daniel Mananta dikabarkan telah memeluk agama Islam atau mualaf. Hal ini menjadi heboh lantaran Daniel dekat dan mendengarkan pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS).

News | 17:15 WIB

Warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dihimbau untuk meramaikan kegiatan seminar untuk meningkatkan literasi digital.

News | 15:54 WIB

Kematian seorang prajurit TNI di Jayapura dibenarkan Komandan Korem 172/PWY Brigadir Jenderal TNI JO Sembiring.

News | 15:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, telah melaksanakan program pendidikan gratis hingga SMA.

News | 14:30 WIB

Mega bintang Lionel Messi tak mau menjagokan negaranya Argentina menjadi kampiun Piala Dunia 2022. Dia justru menyebut beberapa negara lain yang akan menjadi juara.

News | 11:25 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bersedia jika dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

News | 09:31 WIB

Penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

News | 16:35 WIB

F mengaku telah tinggal di hotel tersebut selama dua tahun. Selama itu pula ia menjajakan diri kepada pria hidung belang.

News | 15:52 WIB

Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi.

News | 15:25 WIB

senjata api itu ditemukan di dalam ransel bersama narkoba jenis ganja dan sabu.

News | 13:00 WIB

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez meminta Presiden China Xi Jinping agar menggunakan pengaruhnya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

News | 10:10 WIB

Gaya pacaran penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja selalu mencuri perhatian netizen.

Lifestyle | 09:36 WIB

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen batal menghadiri hari pertama konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali. Hal itu lantaran dia dinyatakan positif Covid-19.

News | 14:37 WIB
Tampilkan lebih banyak