Pornhub Protes Saat Meta Hapus Akun Resmi Instagramnya, Sebut Diskriminatif dan Munafik

Instagram akhirnya menghapus secara permanen akun resmi Pornhub tersebut.

Eliza Gusmeri | Dythia Novianty
Kamis, 29 September 2022 | 16:00 WIB
Pornhub Protes Saat Meta Hapus Akun Resmi Instagramnya, Sebut Diskriminatif dan Munafik
Ilustrasi Instagram - cara mengambil video di IG (Pixabay)

SuaraBatam.id - Ternyata Instagram masih menemukan akun resmi Pornhub di aplikasi tersebut yang melanggar persyaratan layanannya terkait konten vulgar, konten dewasa, dan ajakan seksual.

Instagram akhirnya menghapus secara permanen akun resmi Pornhub tersebut. Pornhub menerbitkan surat terbuka di Twitter sebagai bentuk protes.

Mereka menyebut langkah itu tidak adil dan menekan Meta untuk menjelaskan mengapa akunnya dan pembuat konten dewasa lainnya berulang kali dihapus.

Free Speech Coalition, Riley Reid, dan King Noire termasuk di antara 63 kelompok aktivis, artis, model, dan pornografi yang menandatangani surat tersebut.

Baca Juga:Ibu Berusia 82 Tahun Ini Curhat Kangen Anaknya yang Jadi Polisi, Lama Tak Beri Kabar

Pornhub berpendapat bahwa penegakan kebijakan Instagram mengenai platform tersebut telah “buram, diskriminatif, dan munafik” selama bertahun-tahun.

Tindakan ini, kata Pornhub, telah merusak mata pencaharian "kelompok terpinggirkan" dari "pencipta independen" yang Instagram merupakan alat pemasaran penting.

Pada saat yang sama, Pornhub mengatakan, Instagram mengizinkan selebriti dan merek arus utama untuk memosting konten eksplisit tanpa dampak.

Sebagai contoh, perusahaan membandingkan akun PG "sepenuhnya" dengan akun Kim Kardashian, yang akunnya baru-baru ini menampilkan gambar bagian belakangnya dan menjadi berita utama.

“Menolak kemampuan kami untuk mempromosikan merek kami dan mengembangkan bisnis kami sambil terus menghapus, membungkam, dan menyensor keberadaan pekerja seks dan merek dewasa adalah kekerasan dan sangat merusak,” tulis Pornhub.

Baca Juga:Ungkap Akun Fake, Nikita Mirzani Seret Pembully Anaknya Ke Polisi

“Hal ini dianggap diskriminasi yang dihadapi industri dewasa, itu berbahaya dan mengancam mata pencaharian kita,” tambahnya.

News

Terkini

Maka itu, penting sekali gawai terus menyala selama jam-jam produktif.

Lifestyle | 18:22 WIB

balita berjenis kelamin laki-laki, korban kecelakaan kapal kayu di Perairan Kabil, Kota Batam

News | 08:40 WIB

Daniel Mananta dikabarkan telah memeluk agama Islam atau mualaf. Hal ini menjadi heboh lantaran Daniel dekat dan mendengarkan pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS).

News | 17:15 WIB

Warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dihimbau untuk meramaikan kegiatan seminar untuk meningkatkan literasi digital.

News | 15:54 WIB

Kematian seorang prajurit TNI di Jayapura dibenarkan Komandan Korem 172/PWY Brigadir Jenderal TNI JO Sembiring.

News | 15:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, telah melaksanakan program pendidikan gratis hingga SMA.

News | 14:30 WIB

Mega bintang Lionel Messi tak mau menjagokan negaranya Argentina menjadi kampiun Piala Dunia 2022. Dia justru menyebut beberapa negara lain yang akan menjadi juara.

News | 11:25 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bersedia jika dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

News | 09:31 WIB

Penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

News | 16:35 WIB

F mengaku telah tinggal di hotel tersebut selama dua tahun. Selama itu pula ia menjajakan diri kepada pria hidung belang.

News | 15:52 WIB

Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi.

News | 15:25 WIB

senjata api itu ditemukan di dalam ransel bersama narkoba jenis ganja dan sabu.

News | 13:00 WIB

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez meminta Presiden China Xi Jinping agar menggunakan pengaruhnya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

News | 10:10 WIB

Gaya pacaran penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja selalu mencuri perhatian netizen.

Lifestyle | 09:36 WIB

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen batal menghadiri hari pertama konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali. Hal itu lantaran dia dinyatakan positif Covid-19.

News | 14:37 WIB
Tampilkan lebih banyak