facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dituduh Maladministrasi, JPKPT Laporkan Timsel Bawaslu Kepri ke Ombudsman

Eliza Gusmeri Sabtu, 06 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Dituduh Maladministrasi, JPKPT Laporkan Timsel Bawaslu Kepri ke Ombudsman
Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Tanjungpinang melaporkan Timsel Bawaslu Kepri ke Ombudsman RI di Kepri. {antara]

Untuk itu, Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Tanjungpinang melaporkan Timsel Bawaslu Kepri ke Ombudsman RI di Kepri.

SuaraBatam.id - Tim Seleksi Anggota Badan Pengawas Pemilu (Timsel Bawaslu Kepri) Kepulauan Riau diduga melakukan maladministrasi.

Untuk itu, Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Tanjungpinang melaporkan Timsel Bawaslu Kepri ke Ombudsman RI di Kepri.

"Kami laporkan karena ada dugaan Timsel melakukan maladministrasi. Kami menemukan banyak kejanggalan mulai dari tes CAT (Computer Assisted Test) sampai wawancara dan tes kesehatan," ujar Ketua JPKP Kota Tanjungpinang Adiya Prama Rivaldi di Batam usai menemui perwakilan Ombudsman di Batam Kepulauan Riau, Jumat (5/8), dikutip dari Antara.

Pihaknya menilai pengumuman hasil seleksi tidak transparan. Timsel Bawaslu Kepri diduga hanya menerbitkan nilai hasil seleksi ke beberapa peserta, tidak ke seluruh peserta.

Baca Juga: Waspada Hujan Disertai Petir-Angin Kencang di Wilayah Riau dan Kepri

"Mereka hanya menampilkan ke masing-masing peserta. Kami berharap ombudsman dapat segera memproses dan menyelidiki laporan kami," lanjut Adiya.

Asisten Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman RI perwakilan Kepri, Adi Permana mengatakan, laporan itu telah diterima dan akan segera diverifikasi.

"Laporan sudah kami terima selanjutnya akan kami verifikasi. Kalau udah akan kami gelar perkara untuk bisa ditindaklanjuti atau tidak. paling lambat 14 hari kerja jika dokumennya sudah lengkap,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Bawaslu Kepri Fendi Hidayat sampai saat ini belum menjawab konfirmasi dari Antara terkait dugaan tersebut. [antara]

Baca Juga: MAKI Menduga Ada Seludupan Limbah B3 yang Dibawa 13 Kapal ke Kepri

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait