Batam Siapkan Dua Rumah Sakit Antisipasi Cacar Monyet

Dua rumah sakit ini disediakan setelah di Otoritas Singapura mengumumkan temuan kasus cacar monyet beberapa waktu lalu.

Eliza Gusmeri
Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:28 WIB
Batam Siapkan Dua Rumah Sakit Antisipasi Cacar Monyet
RSBP Batam (Antara)

SuaraBatam.id - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP), dan Rumah Sakit Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) menjadi dua lokasi rumah sakit yang menjadi rujukan untuk kasus kasus cacar monyet bila ditemukan di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Dua rumah sakit ini disediakan setelah di Otoritas Singapura mengumumkan temuan kasus cacar monyet beberapa waktu lalu.

"Batam merupakan salah satu pintu masuk Indonesia, dan saat ini Negara tetangga kita sudah mengumumkan bahwa adanya temuan kasus cacar monyet. Kita perlu melakukan pencegahan," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam, Melda Sari, Kamis (4/8/2022).

Tidak hanya itu, untuk langkah antisipasi pihaknya juga mengeluarkan surat edaran terkait antisipasi cacar monyet, dan meminta rumah sakit serta puskesmas untuk aktif dalam mendeteksi penyelidik cacar monyet.

Baca Juga:Fakta-fakta Temuan Pasien Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah

Hal ini berdasarkan temuan di tanggal 27 Juli lalu, saat Rumah Sakit Elizabeth Batam Kota melaporkan satu kasus dengan ciri-ciri menyerupai cacar monyet.

"Kita minta aktif di Batam ada laporan kasus yang menyerupai cacar monyet. Ada delapan kontak erat yang diperiksa. Petugas juga menanyai riwayat perjalan pasien, dan ternyata dia tidak melakukan perjalan keluar negeri. Alhamdulillah hasil sampel baru kelar siang ini, dan hasilnya negatif," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam, Budi Santosa mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendatangkan alat pendeteksi cacar monyet.

"Tentu kami sangat berharap dan mendorong pusat menyegerakan bantuan alat ini. Karena nanti kalau ada sampel pasti kami tetap akan kirim ke pusat," paparnya.

Dikutip dari laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cacar monyet merupakan virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia.

Baca Juga:AS Catat 5 Kasus Cacar Monyet pada Anak-Anak, Salah Satunya Pada Bayi

Sebagian besar hewan yang rentan dengan penyakit ini adalah hewan pengerat seperti tikus gambia, tupai, primata dan lain sebagainya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini