facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Covid-19 di Singapura Naik Drastis, Satgas Minta Warga Kepri Waspada

Eko Faizin Minggu, 03 Juli 2022 | 21:19 WIB

Kasus Covid-19 di Singapura Naik Drastis, Satgas Minta Warga Kepri Waspada
Ilustrasi Covid-19. [Freepik]

Dalam sehari, muncul ribuan kasus baru Covid-19 di negara yang bertetangga dengan Kepri tersebut.

SuaraBatam.id - Satgas Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kasus Corona di Singapura.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan, pihaknya merasa prihatin terhadap peningkatan jumlah pasien Covid-19 dalam beberapa hari ini.

Dalam sehari, muncul ribuan kasus baru Covid-19 di negara yang bertetangga dengan Kepri tersebut.

Satgas Penanganan Covid-19 Kepri mencermati perkembangan kasus aktif Covid-19 di Singapura lantaran pintu ke luar masuk antara negara itu dengan Kepri, khususnya Batam, Bintan dan Tanjungpinang sudah dibuka sekitar tiga bulan lalu.

Masyarakat Kepri dapat ke Singapura dengan menggunakan kapal cepat, begitu pula masyarakat Singapura dapat ke Batam, Bintan dan Tanjungpinang. Mobilitas penduduk yang semakin tinggi menyebabkan potensi penularan semakin besar pula.

Karena itu, mantan Kadis Kesehatan Kepri itu mengingatkan masyarakat yang ingin ke Singapura harus mengutamakan dirinya untuk vaksinasi. Kemudian, masyarakat harus disiplin menggunakan masker dan rajin membersihkan tangan.

"Vaksin dan prokes itu cara ampuh untuk mencegah penularan Covid-19," ucapnya.

Tjetjep mengemukakan potensi penularan Covid-19 juga dapat terjadi akibat mobilitas antardaerah, terutama dari daerah yang saat ini kasus aktif Covid-19 sedang tinggi, seperti Pulau Jawa dan DKI Jakarta.

"Cara yang sama perlu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Utamakan diri sudah vaksin lengkap dan penguat, kemudian terapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia kasus aktif di Kepri tinggal empat orang yang tersebar di Batam satu orang, Tanjungpinang dua orang dan Natuna satu orang.

"Mudah-mudahan seluruh pasien segera sembuh," katanya. (Antara)

Komentar

Berita Terkait