facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bahagianya Perempuan di Arab Saudi Sejak Aturan Wajib Berhijab Dicabut: Pamer Rambut Pendek dengan Santai

Eliza Gusmeri Selasa, 28 Juni 2022 | 12:20 WIB

Bahagianya Perempuan di Arab Saudi Sejak Aturan Wajib Berhijab Dicabut: Pamer Rambut Pendek dengan Santai
Ilustrasi perempuan Arab menyetir. (Shutterstocks)

Setelah aturan tersebut diberlakukan, para perempuan di Arab Saudi menyambut dengan suka cita. Mereka dengan santai memamerkan potongan rambut super pendek mereka di jalan-jal

SuaraBatam.id - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman telah mencabut aturan wajib berhijab di negara itu.

Setelah aturan tersebut diberlakukan, para perempuan di Arab Saudi menyambut dengan suka cita. Mereka dengan santai memamerkan potongan rambut super pendek mereka di jalan-jalan ibu kota.

Potongan rambut yang paling popular sejak dicabutnya aturan berhijab itu adalah potongan pendek khas laki-laki yang dianggap lebih praktis dan profesional.

Pasalnya, di Arab Saudi saat ini semakin banyak perempuan yang bergabung dengan angkatan kerja sejak pemerintah gencar membangun kembali perekonomian.

Baca Juga: Update Ibadah Haji 2022: 76.421 Jamaah Haji Asal Indonesia Tiba di Arab Saudi

Salah satunya adalah Safi, seorang dokter asal Arab Saudi yang belum lama ini memutuskan untuk memotong super pendek rambut panjangnya sebab selain praktis, potongan rambut semacam ini sedang popular di Arab Saudi.

“Orang-orang suka melihat feminitas dalam penampilan wanita. Gaya seperti ini menjadi perisai yang melindungi saya dari orang-orang dan memberi saya kekuatan,” ucap Safi seperti dikutip Hops.ID dari laman France 24 pada Selasa, 28 Juni 2022.

Menurutnya, selain menghemat waktu dalam berdandan, gaya rambut laki-laki akan melindungi dia dari pandangan yang tidak diinginkan dari laki-laki sehingga hal ini akan membuatnya lebih fokus kepada pasien.

Membenarkan kepopuleran gaya rambut pendek khas laki-laki ini, sebuah salon di pusat kota Riyadh mengaku bahwa setiap harinya salon tersebut mendapat permintaan untuk memotong rambut 7 hingga 8 orang pelanggan.

“Tampilan ini menjadi sangat popular sekarang. Permintaannya meningkat terutama setelah perempuan memasuki pasar tenaga kerja,” ucapnya.

Baca Juga: Negara Syiah Iran Sebut Arab Saudi Ingin Lanjutkan Pembicaraan Diplomatik

Menururt pengakuan salon tersebut, tak lagi diwajibkannya perempuan mengenakan hijab juga turut mendorong kepopuleran gaya rambut ‘boy’ (sebutan model rambut pendek ala laki-laki) di Arab Saudi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait