facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ribuan Rumah Hancur dan Khawatir Penyakit Menular, PBB Kirimkan Bantuan Berton-ton ke Afghanistan

Eliza Gusmeri Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:54 WIB

Ribuan Rumah Hancur dan Khawatir Penyakit Menular, PBB Kirimkan Bantuan Berton-ton ke Afghanistan
Sejumlah penduduk desa duduk di samping api unggun usai gempa mengguncang Provinsi Paktika, Afghanistan, Kamis (23/6/2022). [antara]

UNHCR telah mengerahkan staf yang akan mengatur tempat penampungan bagi orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dan mendirikan pusat pasokan untuk mengangkut bantuan

SuaraBatam.id - Badan-badan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bergegas kirimkan bantuan ke Afganistan yang dilanda gempa.

"UNHCR, badan pengungsi PBB, mengirim tempat penampungan dan perlengkapan rumah tangga termasuk 600 tenda dan 1.200 lampu surya untuk mendukung sekitar 4.200 orang yang selamat,"kata juru bicara Shabia Mantoo dalam sebuah pengarahan di Jenewa, Jumat (24/6/2022), melansir wartawekonomi.

UNHCR telah mengerahkan staf yang akan mengatur tempat penampungan bagi orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dan mendirikan pusat pasokan untuk mengangkut bantuan dari Ibu Kota Kabul.

Mantoo juga mengungkapkan adanya risiko serius penyakit yang ditularkan melalui air.Beberapa ribu rumah hancur atau rusak akibat gempa.

Baca Juga: Temuan PBB Jurnalis Shireen Abu Akleh Tewas Ditembak Israel, Ini Kronologinya

"Anak-anak dan remaja sangat rentan dan berisiko tinggi terhadap perpisahan keluarga, tekanan emosional dan psikologis, pelecehan dan eksploitasi, dan bentuk-bentuk kekerasan lainnya," kata dia.

Pada Rabu (22/6) pagi, gempa bermagnitudo 6,1 melanda sekitar 160 kilometer tenggara Kabul, di pegunungan gersang dengan permukiman kecil di dekat perbatasan dengan Pakistan.

Komunikasi yang buruk dan kurangnya jalan yang layak menghambat upaya bantuan di negara yang sudah mengalami krisis kemanusiaan yang semakin memburuk sejak Taliban mengambil alih Afghanistan, Agustus tahun lalu.Pihak berwenang setempat telah mengakhiri pencarian korban selamat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait