facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebanyak 16 Jurnalis Ditahan di Turki karena Dituduh Propaganda, Media Mengutuk: Kejam!

Eliza Gusmeri Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:00 WIB

Sebanyak 16 Jurnalis Ditahan di Turki karena Dituduh Propaganda, Media Mengutuk: Kejam!
Jurnalis di Turki ditahan karena disebut propaganda [antara]

Pengadilan Turki memenjarakan, sambil menunggu persidangan, ke-16 orang tersebut.

SuaraBatam.id - Sebanyak 16 jurnalis Kurdi dan pekerja media dituduh menyebarkan propaganda teroris di Turki, seperti yang disebut Asosiasi Studi Media dan Hukum dan media lokal pada Kamis.

Pengadilan Turki memenjarakan, sambil menunggu persidangan, ke-16 orang tersebut.

Mereka telah ditahan selama delapan hari di Kota Diyarbakir di wilayah tenggara tanpa didakwa secara resmi.

Jaksa dua kali meminta perpanjangan waktu untuk mengajukan dakwaan, lapor mereka.

Baca Juga: Dituding Terlibat Propaganda Teroris, Turki Penjarakan 16 Jurnalis Kurdi

Lima jurnalis lain yang ditahan pada 8 Juni tidak dipenjara, menurut Demiroren dan media Turki lainnya.

Turki telah memenjarakan lebih banyak wartawan daripada kebanyakan negara lain selama dekade terakhir, menurut Komite Perlindungan Jurnalis.

Beberapa kelompok media mengutuk penahanan pekan lalu itu dan menganggapnya "kejam".

Di antara mereka yang ditahan adalah Serdar Altan, wakil ketua Asosiasi Jurnalis Dicle Firat, kepala Jin News Safiye Alagas, dan editor kantor berita Mezopotamya Aziz Oruc.

Polisi di Diyarbaki, kota yang sebagian besar penduduknya adalah orang Kurdi, menahan 21 wartawan atas tuduhan membuat propaganda untuk organisasi teroris atas persiapan tayangan televisi yang disiarkan dari Belgia dan Inggris, kantor berita Demiroren melaporkan.

Baca Juga: Profil Fatih Karagumruk SK, Klub Turki yang Kini Dilatih Andrea Pirlo

Demiroren mengutip sumber-sumber kepolisian yang mengatakan polisi sedang menyelidiki "komite pers" kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PPK).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait