facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sayangkan Penolakan Abdul Somad, Ketua Fraksi PAN Minta Singapura Berikan Penjelasan Secara Terbuka

Eliza Gusmeri Kamis, 19 Mei 2022 | 14:15 WIB

Sayangkan Penolakan Abdul Somad, Ketua Fraksi PAN Minta Singapura Berikan Penjelasan Secara Terbuka
Tangkapan layar Ustaz Abdul Somad berada di ruangan imigrasi sebelum dideportasi dari Singapura. [Instagram/@ustadzabdulsomad_official]

Dia menilai UAS adalah tokoh yang disegani di Indonesia dan dihormati di banyak negara, termasuk di Malaysia, Brunei, dan banyak negara lainnya.

SuaraBatam.id - Terkait penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Singapura, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta Pemerintah negara setempat segera memberikan penjelasan secara terbuka.

Dia menilai UAS adalah tokoh yang disegani di Indonesia dan dihormati di banyak negara, termasuk di Malaysia, Brunei, dan banyak negara lainnya.

"Kejadian ini sangat disayangkan dan akan menimbulkan rasa tidak adil di hati warga Indonesia karena selama ini, warga negara Singapura sangat bebas untuk keluar masuk Indonesia," kata Saleh dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, melansir dari Antara.

Saleh menyakini bahwa UAS sangat disukai dan diidolakan oleh warga Melayu Singapura karena terampil dalam ceramah agama dan sebagai sosok yang baik dan rendah hati.

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Dijadwalkan Isi Tausiyah di Masjid Nurul Iman Surabaya

"Ini bukan perkara boleh masuk atau tidak. Tetapi ini masalah keadilan dan kesetaraan. Ini masalah hubungan diplomatik negeri serumpun," ujarnya.

Menurut dia, persoalan yang dihadapi UAS merupakan masalah sensitif sehingga Pemerintah Indonesia harus mempertanyakan tindakan Singapura tersebut.

Dia meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI proaktif untuk membela UAS karena yang bersangkutan sebagai warga negara Indonesia harus diberi perlindungan dan dijaga kehormatannya.

"Jangan sampai ada kesan bahwa orang Indonesia disepelekan, dikecilkan, dan diperlakukan tidak baik. Kalau kepada UAS saja bisa seperti itu, tentu kepada warga negara Indonesia yang lain bisa lebih tidak adil lagi," katanya.

Selain itu Saleh meminta agar Pemerintah Indonesia mendesak Pemerintah Singapura menyampaikan permohonan maaf.

Baca Juga: Deretan Penceramah yang Kedatangannya Pernah Ditolak Singapura, Tak Hanya UAS

Menurut dia, permintaan maaf itu perlu dilakukan agar ke depan tidak boleh ada lagi kasus serupa yang menimpa WNI di Singapura. Dia menilai Pemerintah Indonesia harus tegas dan protektif terhadap seluruh warga negara Indonesia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait