facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Es Cendol Abi, Takjil Legendaris di Tanjungpinang hingga Generasi Ketiga

Eliza Gusmeri Rabu, 06 April 2022 | 03:30 WIB

Es Cendol Abi, Takjil Legendaris di Tanjungpinang hingga Generasi Ketiga
Es Cendol Abi, Takjil Legendaris di Tanjungpinang (suara.com/rico barino)

Pasar kuliner tersebut bahkan kian semarak dengan Ramadhan seperti saat ini. Salah satunya "es cendol Abi" yang dikenal sebagai takjil legendaris di Tanjungpinang.

SuaraBatam.id - Saat Ramadhan banyak tempat di yang bisa jadi pilihan untuk membeli takjil atau kuliner berbuka puasa. Di Akau Potong Lembu Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, terlihat berbagai aneka ragam makanan dan minuman bisa ditemui.

Pasar kuliner tersebut bahkan kian semarak dengan Ramadhan seperti saat ini. Salah satunya "es cendol Abi" yang dikenal sebagai takjil legendaris di Tanjungpinang.

Sejak tahun 1964 minuman es cendol Abi ini, sudah tidak asing bagi warga Tanjungpinang. Penjual es cendol ini pun sudah keturunan ketiga dari turun-temurun yang kini masih bertahan.

Beragam kuliner Akau Potong Lembu di buka sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 12 malam. Ditemui Hendri mengatakan, bahwa dirinya merupakan cucu dari Abi penjual es cendol pertama pada tahun 1964 silam.

Baca Juga: Dinkes Tanjungpinang Gesa Vaksin Booster Selama Ramadhan: Puasa Tak Batal

"Saya keturunan ketiga, yang saat ini membantu ayah saya Huati. Saya di Akau Potong Lembu, sedangkan ayah saya sekarang buka juga di Taman Anjung Cahaya, Tanjungpinang," kata Hendri, Selasa (5/4/2022).

Hendri menceritakan, awalnya es cendol dibuka di Jalan Tamiang, di kawasan Kota Lama. Kemudian sempat pindah di Akau Lama depan Bestari Mall, dan ke tempat ketiga di Akau Potong Lembu ini.

"Tidak hanya warga Tanjungpinang, banyak juga warga Batam yang membeli es cendol ini. Bahkan diminta untuk dikirimkan ke Batam dan Jakarta menggunakan jasa titipan/pengiriman," kata Hendri.

Hampir sama dengan es cendol pada umumnya, namun memiliki cita rasanya yang berbeda dari yang lainnya dan bisa menggugah selera setiap pembeli. Es cendol dengan kombinasi cendol berwarna hijau, pink yang terbuat dari tepung beras, serta kacang merah.

Untuk menambah kenikmatannya, es cendol ini dipadukan dengan santan dan gula merah yang telah dicairkan.

Baca Juga: Ditegur karena Kemalaman Pacaran di Rumah, Pemuda di Tanjungpinang Malah Memukuli Ayah Kekasihnya

"Cukup murah, seharga Rp 15 ribu satu kantong plastik bening. Satu hari bisa menghabiskan ratusan kantong. Untuk produksi saat bulan Ramadhan jumlahnya ditingkatkan dari hari biasa," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait