alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belasan Siswa Ciamis Tewas Saat Susur Sungai, DPR: Hentikan Kegiatan Berbahaya

Eliza Gusmeri Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:25 WIB

Belasan Siswa Ciamis Tewas Saat Susur Sungai, DPR: Hentikan Kegiatan Berbahaya
Proses pencarian korban tenggelam yang merupakan siswa MTs Harapan Baru Cijantung Ciamis di Sungai Cileueur, Jumat (15/10/2021). [HR Online]

Dari 11 korban meninggal, 8 di antaranya merupakan laki-laki dan 3 perempuan.

SuaraBatam.id - Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung Ciamis meninggal dunia saat susur sungai dalam kegiatan kepanduan Pramuka di Sungai Cileueur, Jumat lalu.

Dari 11 korban meninggal, 8 di antaranya merupakan laki-laki dan 3 perempuan.

Anggota Komisi X DPR RI fraksi PKB, Hasanuddin Wahid berharap, kejadian kegiatan itu tidak terulang lagi.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat berbahaya apabila tidak dilakukan oleh profesional.

"Kita turut berduka dengan peristiwa tersebut. Ini tidak boleh terulang lagi," kata Hasanuddin kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

Baca Juga: Pertamina Jamin Avtur Cukup di Bandara Batam Saat Penerapan Travel Bubble

Hasanuddin menilai, kegiatan susur sungai yang menelan korban tersebut pasti terjadi karena adanya human error. Menurutnya, ada faktor ketidak hati-hatian dan kelalaian dibalik musibah tersebut.

"Ketidak hati-hatian dan kesembronoan yang menjadikan musibah ini terjadi. Kegiatan susur sungai adalah kegiatan yang harus dilakukan oleh kelompok profesional tidak bisa dilakukan oleh siswa yang masih tingkat dasar dan menengah," tuturnya.

Lebih lanjut, Politisi PKB tersebut menyarankan agar para siswa-siswi ke depan harus mencari kegiatan lain yang tak membahayakan nyawa. Menurutnya masih banyak kegiatan yang lebih bermanfaat.

"Sudah saatnya dihentikan kegiatan seperti ini dan semua kegiatan yang membahayakan keselamatan siswa ganti dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan tidak membahayakan lainnya," tandasnya.

Dikutip dari HR Online-jejaring Suara.com, kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 siswa. Sementara itu, mereka berasal dari kelas 7 dan 8.

Baca Juga: Korban Penipuan Penjualan Rumah Bank CIMB Niaga Bersaksi di PN Batam, Rugi Rp500 juta

Pengurus Pesantren Cijantung, Dandeu Rifai, menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat kegiatan susur sungai Cileueur yang berada di Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait