alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Indonesia Terima 601.380 Vaksin Pfizer, Sebarkan untuk 8 Provinsi

Eliza Gusmeri Jum'at, 15 Oktober 2021 | 09:45 WIB

Indonesia Terima 601.380 Vaksin Pfizer, Sebarkan untuk 8 Provinsi
Dok: Kominfo

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyebut, total vaksin pfizer yang diterima adalah 16,3 juta dosis.

SuaraBatam.id - Indonesia kembali menerima vaksin tahap ke-89 sebanyak 601.380 untuk dosis vaksin Pfizer, Kamis (14/10).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyebut, total vaksin pfizer yang sudah diterima per Oktober adalah 16,3 juta dosis.

"Kedatangan vaksin Pfizer dalam bentuk jadi ini langsung didistribusikan ke delapan provinsi," ujar Usman, Kamis (14/10/2021).

Dia merinci, delapan provinsi yang dimaksud adalah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat.

Baca Juga: FDA Sarankan Suntikan Booster Vaksin Moderna untuk Kelompok Berisiko

"Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, setiap vaksin yang datang, harus segera didistribusikan, lalu disuntikkan kepada masyarakat. Agar makin cepat masyarakat disuntik, makin terlindungi kita dari Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Usman menambahkan, pada hari yang sama, Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-90. Vaksin yang tiba merupakan AstraZeneca berjumlah 672.600 dosis. Dengan begitu, total vaksin yang tiba di tanah air dalam berbagai merk baik bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk berjumlah ini jadinya totalnya 282.490.700 dosis.

Menurut Usman, peningkatan capaian vaksinasi di daerah-daerah menjadi elemen penting untuk membangun herd immunity atau kekebalan kelompok di negeri ini. Untuk itu, percepatan dan perluasan program vaksinasi mutlak mesti dilakukan di semua daerah. Karenanya, lanjut Usman, dibutuhkan ketersediaan stok vaksin di daerah-daerah.

"Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan," ujar Usman.

Baca Juga: Warga Kota Malang Ditargetkan Rampung Vaksinasi Akhir 2021

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait