alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Capaian Vaksinasi COVID-19 di Batam: Target Lansia Masih Rendah

Tasmalinda Minggu, 10 Oktober 2021 | 19:52 WIB

Capaian Vaksinasi COVID-19 di Batam: Target Lansia Masih Rendah
Ilustrasi Vaksin Covid-19. Pencapaian vaksin di Batam, untuk lansia masih rendah namun remaja meningkat. [Pexels// Artem Podrez]

Sampai dengan 9 Oktober 2021, pencapaian vaksin untuk remaja meningkat, namun untuk lansia masih rendah.

SuaraBatam.id - Pencapaian vaksin di kota Batam terus dimaksimalkan. Setidaknya, capaian vaksinasi untuk remaja (12-17 tahun) atau pelajar Kota Batam terus meningkat.

Update terbaru tanggal 9 Oktober 2021, tercatat sudah sebanyak 79,79 persen remaja kota Batam yang telah divaksin dosis pertama.

Dari data Pemerintah Kota Batam, para pelajar yang telah divaksin mencapai 94.047 orang dari total 117.866 orang. Melansir batamnews.co.id-jaringan Suara.com, terdapat tenaga vaksinator yang telah divaksin, yaitu sekitar 3.969 orang dalam sehari.

Angka ini cenderung menurun juga dibandingkan pada capaian harian sejak tanggal 4 Oktober hingga 7 Oktober 2021.

Baca Juga: Vaksin Pfizer Belum Tersedia di Jogja, Dinkes: Ada 66 Ribu Sinovac, AstraZeneca & Moderna

"Total capaian kita saat ini sudah 757.365 orang menerima vaksin dosis satu (83,4%), dan 542.960 orang menerima vaksin dosis kedua (59,8%)," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi, Minggu (10/10/2021).

Vaksinasi untuk SDM tenaga kesehatan sudah melebihi seratus persen untuk dosis pertama dan kedua. Sedangkan nakes yang menerima booster vaksin ketiga baru mencapai 4.380 orang atau sekitar 78,9 persen dari total sasaran.

Sasaran lansia divaksin masih rendah, yakni sekitar 68,9 persen dari total 28.895 untuk dosis satu, dan hanya 40,8 persen lainnya yang sudah menerima vaksin dosis kedua.

Kemudian vaksin dosis pertama sudah diberikan terhadap 89,3 persen dari total sasaran pelayan publik, dan 89,1 lainnya telah menerima vaksin dosis kedua.

"Total stok vaksin kita saat ini masih ada sebanyak 90.030 dosis. Di antaranya, 4.300 dosis Sinovac, 85.730 dosis AstraZeneca, dan 5.586 dosis Moderna," ucap Didi.

Baca Juga: Gudang Logistik RSAL Mintohardjo Terbakar, Damkar: Cuma APD, Bukan Vaksin

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait