alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Disinggung Tarif 3M, Gus Miftah Punya Tarif Segini

Tasmalinda Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:47 WIB

Disinggung Tarif 3M, Gus Miftah Punya Tarif Segini
Gus Miftah dikenal dengan tarif 3 M [instagram]

Dikenal tarif Rp3 Miliar, sebenarnya segini tarif Gus Miftah saat berceramah.

SuaraBatam.id - Gus Miftah belakangan disebut-sebut tarif Rp3 miliar saat berdakwah. Ketika disinggung hal tersebut, Gus Miftah menjelaskan bagaimana sebenarnya taifnya.

Dipastikan Gus Miftah, jika tarifnya sangat tergantung pada siapa yang mengundangnya.

"Kalau dakwah kamu diundang lembaga, diundang perusahaan, diundang orang kaya kamu jual saya murah kamu salah," ungkap Gus Miftah saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Yang ngundang orang kaya, pejabat, mereka butuh ngumpulin orang di tengah lapangan puluhan ribu dengan kepentingan politik. Kamu jual saya murah ya salah," ujar Gus Miftah.

Baca Juga: Kasus Investasi DHD Farm di Sumsel, Korban Alami Kerugian Ratusan Miliar Rupiah

Namun jika mengundang masyarakat ekonomi ke bawah, Gus Miftah tidak punya tarif khusus.

"Tapi kalau kita diundang di desa, pegunungan, di daerah pantai pedalaman, kamu minta bayaran juga salah," katanya.

Hal ini dilakukan guna subsidi silang berdakwah. Gus Miftah mematok harga dan mengaku tak mau jika diundang oleh kalangan pejabat yang punya juga kepentingan.

Gus Miftah di akun YouTube Deddy Corbuzier
Gus Miftah di akun YouTube Deddy Corbuzier

"Makanya, di situ lah berlaku subsidi silang. Kita bijak saja dong, saya diundang oleh calon Bupati "gus monggo dateng ke tempat pengajian, ini gimana seikhlasnya" kan goblok yang ngundang bupati yang ngundang calon gubernur gimana," kata Gus Miftah. 

"Tapi kalau yang ngundang saya warga desa pegunungan di desa, monggo (seikhlasnya)," sambungnya lagi.

Baca Juga: Polda Sumsel Ungkap Jaringan Narkoba Antarprovinsi di Palembang

Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Gus Miftah mengungkap jika pasti membawa uang saat berdakwah di pedesaan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait