alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mengaku Ditendang oleh Istri, Ini Bukti Baru Kasus KDRT Jonathan Frizzy

Eliza Gusmeri Selasa, 28 September 2021 | 10:00 WIB

Mengaku Ditendang oleh Istri, Ini Bukti Baru Kasus KDRT Jonathan Frizzy
Foto bukti penganiayaan terhadap Jonathan Frizzy ditunjukkan ke hadapan awak media di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam gambar terlihat Ijonk diduga ditendang oleh Dhena. Tidak hanya itu lelaki 39 tahun itu nampak diancam dengan menggunakan barbel.

SuaraBatam.id - Kuasa hukum Jonathan Frizzy mengeluarkan bukti baru berupa foto tangkapan layar yang diambil dari CCTV kamar Ijong dan Dhena.

Dalam gambar terlihat Ijonk diduga ditendang oleh Dhena. Tidak hanya itu lelaki 39 tahun itu nampak diancam dengan menggunakan barbel.

Jonathan Frizzy alias Ijonk mengaku mendapat penyerangan dari Dhena Devanka di bagian perut. Namun aktor 39 tahun ini memastikan tidak melawan dan hanya melindungi diri.

"Perlawanan tidak. Tetapi self defense (melindungi diri) iya," kata pengacara Jonathan Frizzy, Yohan Christianto saat menggelar jumpa pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021).

Foto dugaan Jonathan Frizzy dianiaya (instagram.com)
Foto dugaan Jonathan Frizzy dianiaya (instagram.com)

"Kalau misalkan teman-teman dipukul pasti kan tangkis atau tahan tangan. Itu refleks manusia. Nggak ada tangkis terus pukul balik," kata Jonathan menambahkan.

Jonathan Frizzy pun dipastikan tidak menyerang balik saat Dhena Devanka menendang maupun mengancamnya dengan menggunakan barbel.

"Dan itu video bukan visum pelaporannya. Ini ada beberapa rentetan, salah satu yang kami tunjukan adalah bukti screenshot-nya dari CCTV berupa gambar bergerak," ujar Sebastian.

"Saya juga menekankan dari rekan saya bahwa namanya perlawanan bisa diartikan luas. Bisa nangkis terus melawan balik apa melakukan kekerasan kembali," ucap Sebastian.

Sebastian pun memastikan Jonathan Frizzy hanya menahan diri saat Dhena melakukan KDRT terhadap sang suami.

"Saya tegaskan klien kami hanya membela diri. Definisinya hanya mencegah agar tak disakiti secara fisik. Konkretnya berupa menahan," imbuh Sebastian.

Komentar

Berita Terkait