alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelaku Penyerangan Ustaz di Batam Ini Tersenyum Saat Difoto Polisi

Eliza Gusmeri Rabu, 22 September 2021 | 12:33 WIB

Pelaku Penyerangan Ustaz di Batam Ini Tersenyum Saat Difoto Polisi
Pelaku penyerangan ustaz di Batam (Foto: ist/Batamnews)

Ia difoto sebagai bagian dari prosedur administrasi di Polresta Barelang.

SuaraBatam.id - Seorang pria berinisial H yang diduga sebagai pelaku penyerangan ustaz di Batam sempat tersenyum saat di foto polisi. Ia difoto sebagai bagian dari prosedur administrasi di Polresta Barelang, Batam.

H tampak tidak mengenakan baju. I masih bisa tersenyum lebar meskipun telah melakukan penyerangan terhadap ustaz.

Seperti diketahui, seorang ustaz bernama Abu Syahid Chaniago diserang saat ceramah di Masjid Baitusyakur, Sei Jodoh, Kota Batam, pada Senin (20/9/2021)

Pelaku berinisial H ini diamankan jemaah saat penyerangan terjadi. Peristiwa penyerangan itu terekam kamera hingga videonya viral di media sosial (medsos).

Baca Juga: Ustaz Subki yang Dorong Rizky Billar dan Lesti Kejora Nikah Siri

Dalam video viral berdurasi 31 detik itu tampak Ustaz Abu Syahid tengah berceramah di depan jemaah. Tak lama kemudian, H muncul dari arah kanan Ustaz Abu Syahid.

Melihat kedatangan H, Ustaz Abu Syahid pun kaget dan berlari ke arah kiri. Saat itu, ibu-ibu yang mengikuti pengajian pun histeris.

Tampak ibu-ibu itu berteriak karena kaget melihat peristiwa tersebut. Mereka lalu berdiri dan ada beberapa yang mengejar pelaku penyerangan.

Di dalam video yang beredar itu, tampak pelaku penyerangan bisa diamankan jemaah pria. H lalu direbahkan di dalam masjid. Jemaah pria memegang kaki dan tangan H yang terus meronta-ronta.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (20/9), sekitar pukul 11.15 WIB, saat Ustaz Syahid mengisi ceramah di Masjid Baitusysyakur, Batu Ampar, Batam.

Baca Juga: 8 Potret Ustaz Maulana Momong Anak, Single Parent yang Penuh Suka Cita

Hasil pemeriksaan sementara, H adalah warga Batu Ampar. Namun H berasal dari Langsa. Dia datang dari tempat tinggalnya dan langsung melakukan penyerangan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait