60 Kepala Keluarga Kehilangan Rumah, Dinsos Batam Berlakukan Tanggap Darurat 7 Hari

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam sudah mendirikan infrastruktur darurat untuk korban.

Dinar Surya Oktarini
Jum'at, 10 September 2021 | 11:46 WIB
60 Kepala Keluarga Kehilangan Rumah, Dinsos Batam Berlakukan Tanggap Darurat 7 Hari
Salah satu korban kebakaran yang mengumpulkan potongan besi dari bekas rumahnya. (Suara Batam/Nando)

SuaraBatam.id - Sejumlah rumah di Ruli Baloi Mas, RT 04/RW 09, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau hangus terbakar pada Rabu Malam (8/9/2021).

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 60 kepala keluarga yang tinggal di permukiman tersebut harus kehilangan rumah.

Tanggap darurat selama tujuh hari diberlakukan. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam sudah mendirikan infrastruktur darurat untuk penanganan warga yang menjadi korban.

Sekretaris Dinsos-PM Batam, Leo Putra mengatakan tenda darurat sudah didirikan untuk menampung korban, termasuk penyediaan dapur umum untuk pemenuhan kebutuhan logistik.

Baca Juga:Dirjen Dukcapil akan Bantu Urus Data Kependudukan Korban Kebakaran Lapas Tangerang

“Tenda untuk penampungan sudah kami dirikan dua unit, mobil dapur umum sudah siaga di lokasi,” ujar Leo saat dikonfirmasi, Kamis (9/9/2021).

Suplai logistik diberikan kepada warga berupa makanan sebanyak 3 kali sehari, dalam jangka waktu sepekan ke depan.

Namun hal itu tergantung kondisi tempat pengungsian, karena sebagian korban ada yang mengungsi ke rumah saudara.

“Idealnya memang disediakan makanan dalam seminggu, selagi dibutuhkan,” katanya.

Ia membeberkan, korban musibah kebakaran ruli Baloi Mas sementara ini berjumlah 60 Kepala Keluarga (KK), dengan 25 unit rumah dan kurang lebih 140 orang.

Baca Juga:DPRD Kepri Minta Pintu Masuk Wisman-TKA Diperketat demi Cegah Varian Baru Corona

Selain prosedur tanggap darurat, Leo menambahkan pihak Pemerintah Kota Batam juga menyiagakan ambulans di lokasi kejadian.

“Mobil ambulans tersebut dari pihak Puskesmas untuk pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain itu, petugas dari kecamatan setempat juga dilibatkan untuk mendata korban yang kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Untuk proses administrasi akibat bencana kebakaran.

“Pihak TNI/Polri juga turut ikut, ada juga partisipan yang ikut serta membantu para korban,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini