alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditarik dari Peredaran, Segera Tukarkan 5 Uang Lama Jenis ini ke BI

Dinar Surya Oktarini Rabu, 01 September 2021 | 13:02 WIB

Ditarik dari Peredaran, Segera Tukarkan 5 Uang Lama Jenis ini ke BI
Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) mencabut dan menarik 20 jenis pecahan Uang Rupiah Khusus (URK).

SuaraBatam.id - Sebanyak 20 jenis uang lama pecahan Uang Rupiah Khusus Tahun Emisi 1970 sampai dengan 1990 ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia (BI)

Pencabutan dan penarikan uang lama tersebut melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.23/12/PBI/2021, terhitung sejak 30 Agustus 2021.

"Dengan demikian, terhitung tanggal dimaksud URK tersebut tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangannya, Selasa (31/8/2021).

Adapun, berikut uang lama yang akan dicabut dan ditarik dari peredaran.

Baca Juga: Masih Simpan 5 Uang Lama Ini? Cepat Tukarkan ke BI Sebelum Tak Laku

  1. Uang Rupiah Khusus Seri 25 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun Emisi 1970 sebanyak 10 pecahan
  2. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1974 sebanyak 3 pecahan
  3. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1987 sebanyak 2 pecahan
  4. Uang Rupiah Khusus Seri Perjuangan Angkatan '45 Tahun Emisi 1990 sebanyak 3 pecahan
  5. Uang Rupiah Khusus Seri Save The Children Tahun Emisi 1990 sebanyak 2 pecahan.

Erwin mengatakan, nagi masyarakat yang memiliki URK tersebut dan ingin melakukan penukaran, dapat menukarkannya di Bank Umum terhitung sejak 30 Agustus 2021 sampai dengan 29 Agustus 2031, atau 10 tahun sejak tanggal pencabutan.

Penggantian atas Uang Rupiah Khusus tahun emisi 1970 sampai dengan tahun emisi 1990 yang dicabut dan ditarik dari peredaran sebesar nilai nominal yang sama dengan yang tertera pada URK dimaksud.

"Layanan penukaran juga dapat dilakukan di Kantor Pusat maupun Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia, dengan mengacu pada ketentuan atau informasi yang disampaikan mengenai jadwal operasional dan layanan publik BI," kata Erwin.

(Achmad Fauzi)

Baca Juga: Sudah 1,4 Juta Toko di Jakarta Gunakan QRIS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait