Segera Kelola Blok Rokan, Sub Holding Pertamina Untung 101 Persen

Pertamina NRE juga mencatatkan kinerja operasi yang positif dengan berhasil memproduksi listrik sebesar 2.273 gigawatt hour (GWh).

M Nurhadi
Senin, 09 Agustus 2021 | 12:49 WIB
Segera Kelola Blok Rokan, Sub Holding Pertamina Untung 101 Persen
Kantor pusat Pertamina di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

SuaraBatam.id - Pertamina New Renewable Energy (NRE) mencatatkan kinerja positif konsolidasi mengelola bisnis energi bersih dengan meraup pendapatan 101 persen, EBITDA 117 persen, dan laba bersih 152 persen terhadap RKAP Semester I/2021.

Chief Executive Officer Pertamina NRE Dannif Danusaputro menyebutkan, pendapatan perseroan mencapai 181 juta dolar AS, Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) 152 juta dolar AS, dan laba bersih 57 juta dolar AS.

"Kami selalu berupaya mengedepankan operational excellence untuk mencapai target yang ditentukan, karena kami juga bercita-cita untuk mendukung pemerintah mewujudkan transisi energi di Indonesia," ujarnya.

Tidak hanya itu, Pertamina NRE juga mencatatkan kinerja operasi yang positif dengan berhasil memproduksi listrik sebesar 2.273 gigawatt hour (GWh).

Baca Juga:Lawan Covid-19, Pertamina Target RS Modular Tanjung Duren Beroperasi Agustus

Perusahaan energi bersih anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut berkomitmen mendorong laju transisi energi di Indonesia.

Pada 2030, Pertamina menargetkan energi baru terbarukan sebesar 17 persen dalam portofolio bisnisnya.

Sementara itu, Pertamina NRE menargetkan kapasitas terpasang mencapai 10 gigawatt yang terdiri dari enam gigawatt berbahan bakar gas, tiga gigawatt energi baru terbarukan, dan satu gigawatt energi baru pada 2026.

Kini kapasitas terpasang energi panas bumi telah mencapai 672 megawatt yang ditargetkan meningkat menjadi 1,1 gigawatt pada lima tahun mendatang.

Sementara itu yang termasuk dalam pengembangan energi baru antara lain hidrogen, baterai kendaraan listrik, dan penangkapan serta penyimpan karbon (CCUS).

Baca Juga:Pemkab Sragen dan Magelang Dorong ASN Tukar Tabung LPG 3 Kg dengan BrightGas

Dannif menjelaskan pihaknya melakukan langkah kolaborasi dengan mitra-mitra strategi terkhusus pengembangan energi baru, seperti hidrogen dan CCUS karena teknologinya masih relatif baru.

Dia menambahkan bahwa transisi energi yang dilakukan secara agresif oleh Pertamina ditargetkan untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) Pertamina sebesar 30 persen dan mendukung emisi GRK nasional sebesar 29 persen pada tahun 2030.

"Saat ini kami sedang mengembangkan blue hydrogen dan green hydrogen. Kami yakin hidrogen adalah energi masa depan dan kami berharap akan mencapai harga yang kompetitif seiring dengan berkembangnya teknologi,” ungkap Dannif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini