Penelitian Amerika Sebut Llama, Alpaca dan Unta Punya Nanobodi Melawan Virus Corona

Antibodi ini berukuran sangat kecil, sekitar sepersepuluh berat kebanyakan antibodi manusia.

M Nurhadi
Jum'at, 06 Agustus 2021 | 18:33 WIB
Penelitian Amerika Sebut Llama, Alpaca dan Unta Punya Nanobodi Melawan Virus Corona
Ilmuwan teliti darah llama untuk obat flu baru. (Shutterstock)

SuaraBatam.id - Para peneliti dari US National Institutes of Health (NIH) mengklaim berhasil mengisolasi satu set nanobodi yang memiliki potensi besar melawan virus corona varian baru.

Antibodi atau Nanobodi ini mampu mencegah infeksi dan mendeteksi partikel virus dengan mencengkeram spike protein virus SARS-CoV-2.

Disampaikan dalam jurnal Scientific Reports, nanobodi yang diberi nama NIH-CoVnb-112 itu memiliki potensi untuk bekerja dengan baik, meski dalam bentuk bentuk cair ataupun aerosol, yang menunjukkan bahwa ia dapat tetap efektif setelah terhirup.

Melansir dari Batamnews, pada Jumat (6/8/2021) nanobodi merupakan antibodi khusus yang diproduksi secara alami oleh sistem kekebalan hewan jenis unta, mencakup llama dan alpaca.

Baca Juga:Beredar Video Haikal Hassan Imbau Pasien Corona Puasa 18 Jam: Jangan Kasih Makan Itu Virus

Antibodi ini berukuran sangat kecil, sekitar sepersepuluh berat kebanyakan antibodi manusia.

Nanobodi diklaim lebih stabil, lebih murah untuk diproduksi, dan lebih mudah direkayasa dibandingkan antibodi biasa, para peneliti kini mulai menggunakannya untuk penelitian medis.

"Sejak pandemi melanda, beberapa peneliti telah menghasilkan nanobodi llama untuk melawan spike protein SARS-CoV-2 yang mungkin efektif untuk mencegah infeksi. Dalam studi saat ini, para peneliti menggunakan strategi yang sedikit berbeda untuk menemukan nanobodi yang mungkin bekerja dengan sangat baik," tulis NIH.

Spike protein memiliki peran besar dalam infeksi virus corona. Bagian ini memberi akses infeksi saat mengikat protein manusia yang disebut reseptor ACE2 pada permukaan sel.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan NIH mengembangkan metode yang mengisolasi nanobodi yang bisa memblokir infeksi dengan menutupi bagian dari spike protein yang mengikat dan membuka reseptor ACE2.

Baca Juga:Selain Virus Corona Covid-19, Ini 5 Penyakit yang Berisiko Serang Anak-Anak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini