facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wabah Covid-19 Buat Sistem Kesehatan Tunisia Ambruk, Kemenkes: Kami Dalam Situasi Bencana

M Nurhadi Jum'at, 09 Juli 2021 | 08:36 WIB

Wabah Covid-19 Buat Sistem Kesehatan Tunisia Ambruk, Kemenkes: Kami Dalam Situasi Bencana
Pemakaman jenazah Covid-19 di Tunisia. (Anadolu Agency/Nacer Talel)

"Kami dalam situasi bencana. Sistem kesehatan ambruk, kami hanya bisa menemukan satu tempat tidur di rumah-rumah sakit dengan kesulitan yang luar biasa," kata Nisaf Ben Alaya.

SuaraBatam.id - Sistem layanan kesehatan negara Tunisia ambruk dampak wabah Covid-19. Saat ini ICU di banyak rumah sakit di negara itu dipenuhi pasien Covid-19.

Kementerian Kesehatan setempat menyebut, para tenaga kesehatan mulai dari dokter hingga para perawar kewalahan dengan kedatangan pasien Covid-19 yang begitu cepat serta kasus kematian tinggi pada Kamis (8/7/2021).

Pada Rabu (7/7/2021) lalu Tunisia mencatat hampir 10.000 kasus dan 134 kematian baru, yang menjadi rekor harian sejak awal pandemi, sejalan dengan berkembangnya kekhawatiran bahwa negara itu tidak akan sanggup mengendalikan pandemi.

"Kami dalam situasi bencana. Sistem kesehatan ambruk, kami hanya bisa menemukan satu tempat tidur di rumah-rumah sakit dengan kesulitan yang luar biasa," kata juru bicara kementerian Nisaf Ben Alaya.

Baca Juga: Stok Vaksin di Bandar Lampung Menipis, Vaksinasi COVID-19 bagi Anak dan Ibu Hamil Ditunda

"Kami sedang berjuang untuk menyediakan oksigen. Dokter merasakan kelelahan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata dia lagi, melansir dari Antara.

Ia bahkan menambahkan bahwa "kapal sedang tenggelam". Alaya juga meminta seluruh rakyat Tunisia agar bersatu dalam upaya memerangi pandemi.

Setelah berhasil mencegah COVID-19 pada gelombang pertama pada tahun lalu, Tunisia menghadapi lonjakan kasus pada 2021.

Otoritas memberlakukan penguncian di sejumlah kota sejak pekan lalu, namun pemerintah menolak pemberlakuan penguncian total karena krisis ekonomi.

Jumlah kasus COVID-19 di Tunisia meningkat menjadi sekitar 465.000 kasus dan lebih dari 15.700 kematian.

Baca Juga: Bantu Penanganan Covid-19, Partai NasDem Pinjamkan 20 Unit Ambulans

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait