alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tempat Hiburan di Meranti Bakal Tutup Selama Dua Bulan, Ini Alasannya

M Nurhadi Kamis, 10 Juni 2021 | 14:42 WIB

Tempat Hiburan di Meranti Bakal Tutup Selama Dua Bulan, Ini Alasannya
Sejumlah perempuan terjaring razia Satpol PP di sebuah penginapan Kota Selatpanjang, Meranti. (Foto: Juna/batamnews)

"Sampai sekarang masih tutup, dan mungkin akan kita perpanjang lagi," ujar Bupati Meranti, Muhammad Adil.

SuaraBatam.id - Pemkab Kepulauan Meranti bakal memperpanjang larangan operasional tempat hiburan selama dua bulan ke depan. Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai dan menekan penyebaran Covid-19 di Meranti.

Penutupan dimulai sejak hari pertama Ramadan 13 April yang lalu hingga dua bulan lamanya. Jika diperpanjang dua bulan lagi, berarti larangan operasional tempat hiburan berlanjut sampai Agustus mendatang.

"Sampai sekarang masih tutup, dan mungkin akan kita perpanjang lagi," ujar Bupati Meranti, Muhammad Adil, Kamis (10/6/2021).

Ia mengatakan, selama ini tempat hiburan yang beroperasi di wilayah Selatpanjang kerap ditemui lalai dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga: Heboh Bupati Meranti Buat Kerumunan, Begini Respons Syamsuar

"Tempat-tempat hiburan tahu kan? Pasti tidak pakai masker, pasti pakai pakaian minim, rok pendek, terbuka gitu. Makanya ini untuk sementara masih kita tutup dan akan kita perpanjang," kata dia melansir Batamnews --jaringan Suara.com.

Kebijakan penutupan tempat hiburan diambil lantaran tidak ada pertimbangan lain dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Risau saja kalau itu (tempat hiburan) masih dibuka. Ya kan, takutnya banyak yang tak baik terjadi nanti," katanya.

Perintah penutupan tempat hiburan sudah disampaikan kepada pihak terkait. Meski demikian, Adil tak menutup kemungkinan akan memberi izin tempat hiburan untuk kembali dibuka. Asalkan kasus Covid-19 di Meranti dinilai sudah aman.

"Sudah aman belum kita dari Covid-19? Kalau belum jangan dibuka dulu. Jadi pekerja-pekerja tempat hiburan santai dulu lah di rumah. Kalau sudah aman mungkin akan kita buka lagi," tutup eks Anggota DPRD Provinsi Riau itu. 

Baca Juga: Dua Truk Tabrakan di Riau, Warga Jawa Timur Tewas Terjepit

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait