Rocky Gerung Klaim Jokowi dan Khofifah Ingin Habib Rizieq Bebas, Ini Alasannya

"Supaya tak berlaku stare decisis. Jokowi inginkan HRS bebas, sebab kalau dihukum itu jadi parameter yang lainnya supaya dihukum juga, ujar Rocky.

M Nurhadi
Rabu, 02 Juni 2021 | 16:16 WIB
Rocky Gerung Klaim Jokowi dan Khofifah Ingin Habib Rizieq Bebas, Ini Alasannya
Rocky Gerung di Mata Najwa - (YouTube/Najwa Shihab)

SuaraBatam.id - Pegiat sosial media yang juga aktif menyuarakan politik, Rocky Gerung menyebut, Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki keinginan untuk membebaskan Habib Rizieq Shihab bebas dalam kasus kerumunan massa.

“Sebetulnya yang saya maksud seharusnya bebas Habib Rizieq itu, yang inginkan Habib Rizieq bebas bukan saya, Khofifah dan Jokowi inginkan Habib Rizieq bebas. Supaya tak berlaku stare decisis. Jokowi inginkan HRS bebas, sebab kalau dihukum itu jadi parameter yang lainnya supaya dihukum juga,” ujar Rocky.

Rocky Gerung menyampaikan opininya tersebut dalam diskusi ‘Secangkir Opini’ yang dimoderatori oleh Refly Harun. Dalam diskusi tersebut, Rocky menyebut, Habib Rizieq sengaja diskema bersalah.

“Benar memang proses hukumnya berjalan, tapi kan imajinasi politik di balik proses hukum ini sudah telanjur ada dalam pikiran sebagian masyarakat,” kata dia, melansir Terkini.id (jaringan Suara.com).

Baca Juga:Jokowi Akan Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni

Sehingga, secara pribadi, Rocky menyebut dirinya setuju jika Habib rizieq dihukum. Namun, dengan konsekuensi semua kalangan yang kedapatan melanggar protokol kesehatan juga ikut dihukum tanpa pandang bulu.

“Saya anggap sebaiknya Habib Rizieq dihukum supaya berlaku prinsip hukuman pada Habib Rizieq diterapkan ke pejabat yang punya kasus yang setara dengan Habib Rizieq yang melakukan kerumunan,” ujarnya.

Menurut Rocky Gerung, Habib Rizieq memiliki kekuatan yang tidak main-main dalam konstelasi politik nasional kekinian.

Ia mengatakan, meski Jokowi bisa mengendalikan negara, namun jika terjadi arus politik nasional, bukan tidak mungkin mantan wali kota Solo itu bisa dalam posisi sulit jika ditangkap atas kasus kerumunan massa seperti halnya Habib Rizieq Shihab.

“Habib Rizieq dia itu bukan tokoh tapi faktor dalam perubahan politik ke depan. Bayangkan misalnya saya berimajinasi, ada perubahan politik minggu depan, kasus HRS belum diputuskan, lalu HRS dipercepat prosesnya dihukum begitu jadi perubahan politik yang pertama ditangkap itu Jokowi, karena dia melakukan kerumunan,” ujarnya.

Baca Juga:Kabar Gembira! Kampung Jokowi Kembali Zona Hijau Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini