alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usir dan Tembaki Warga Palestina, Polisi Israel Klaim Jaga Perdamaian

M Nurhadi Selasa, 11 Mei 2021 | 07:32 WIB

Usir dan Tembaki Warga Palestina, Polisi Israel Klaim Jaga Perdamaian
Pasukan keamanan Israel menangkap seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi oleh warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur yang dicaplok Israel, pada (8/5/2021). [Menahem KAHANA / AFP]

Polisi Israel menyebut, mereka telah mengerahkan ribuan petugas di jalan-jalan Yerusalem hingga atap rumah warga dengan klaim menjaga perdamaian.

SuaraBatam.id - Polisi yang bertindak kasar dan mengusir warga Palestina yang tengah beribadah di sekitar masjid Al Aqsa mendapatkan balasan lemparan batu dari warga. Sementara, polisi Israel menembaki warga dengan granat kejut.

Bentrokan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir kian dikhawatirkan dunia Internasional. Situasi di Yerusalem Timur, dan Kota Tua bertembok memansa karena Israel memperingati "Hari Yerusalem".

Masjid Al Aqsa yang merupakan situs penting ketiga bagi umat Islam berubah jadi menjadi titik utama kekerasan di Yerusalem pada puncak bulan suci Ramadhan.

Pihak kepolisian Israel mengklaim, mereka telah melarang kelompok-kelompok Yahudi melakukan kunjungan Hari Yerusalem ke alun-alun suci yang menjadi rumah bagi Masjid Al Aqsa.

Baca Juga: Tangisan Dewi Sandra untuk Muslim di Palestina yang Diserang Israel

Polisi juga mempertimbangkan perubahan rute pawai tradisional Hari Yerusalem yang biasanya ribuan pemuda Yahudi mengibarkan bendera Israel berjalan melalui Gerbang Damaskus Kota Tua dan kawasan Muslim.

Siaran video secara langsung menunjukkan orang-orang Palestina melemparkan batu ke arah polisi dengan perlengkapan anti huru-hara di alun-alun al-Aqsa dan polisi menembakkan granat setrum.

Bentrokan diperkirakan kian memanas meski tidak separah akhir pekan lalu. Namun, polisi Israel menyebut, mereka telah mengerahkan ribuan petugas di jalan-jalan Yerusalem hingga atap rumah warga dengan klaim menjaga perdamaian.

Rencana Penggusuran

Ketegangan juga dipicu oleh rencana penggusuran terhadap beberapa keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.

Baca Juga: Dewi Sandra Menangis Saat Masjid Al Aqsa Diserang

Jaksa Agung Israel mendapatkan penangguhan dari sidang Mahkamah Agung pada Senin dalam kasus penggusuran yang telah berlangsung lama, yang akan memicu lebih banyak kekerasan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait