alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tengku Zul Curiga Pemecatan ASN Gegara Sholat, Publik: Ingat Puasa Tadz

M Nurhadi Selasa, 20 April 2021 | 20:34 WIB

Tengku Zul Curiga Pemecatan ASN Gegara Sholat, Publik: Ingat Puasa Tadz
Tengku Zulkarnain dalam channel Youtube Tengku Zulkarnain Official menyangkal ceramah terkait kulit hitam (Youtube)

"Hati-hati tadz, lagi puasa ga boleh suudzon," tulis warganet.

SuaraBatam.id - Mantan pejabat Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang kerap mencuitkan pendapatnya di media sosial, Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul kembali meramaikan media sosial dengan cuitannya yang dianggap kontroversial.

Dalam cuitan yang ia tujukan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo itu, Tengku Zul mengungkapkan kecurigaannya terkait pemecatan sejumlah ASN.

Baru-baru ini, Menpan RB memang tengah gandrung memecat PNS atau ASN karena para ASN tersebut dianggap terpapar radikalisme hingga perlu adanya evaluasi bagi jajaran terkait dan pemerintah.

Diduga gatal menanggapi kabar ini, Tengku Zul lantas beropini disertai dengan unggahan sebuah portal berita yang membahas pemecatan tersebut.

Baca Juga: Siap-siap yang Mau Ikut Tes CPNS 2021, Cek di Sini Daftar Formasinya!

"Menteri Tjahjo Kumolo banyak pecat ASN Radikal," cuit Tengku Zul pada Selasa (20/4/2021).

Tidak hanya sekedar mengunggah berita, Tengku Zul juga melanjutkan cuitannya yang diduga mencurigai keputusan Menpan RB yang ia duga pemecatan tersebut karena rajin sholat lima waktu.

Ia bahkan mengaitkan pemecatan ini dengan sosok ASN yang aktif pengajian, memakai celana gantung, berjenggot, serta berjilbab panjang bagi yang wanita. 

"Jangan jangan yg disangka radikal karena sholat 5 waktu ke mesjid, aktif pengajian, pakai celana gantung, pakai jenggot, pakai kerudung panjang(wanita)," tulisnya lagi.

Dengan kecurigaan atas klaimnya tersebut, Tengku Zul lantas meminta Pemerintah agar mengevaluasi ucapan Menpan RB, Tjahjo Kumolo. 

Baca Juga: Fanpage UAS Hingga Buya Yahya Menghilang, Tengku Zul: Gejala Apakah Itu?

"Pemerintah wajib evaluasi ucapan sang Menteri," pungkas Tengku Zul.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait