alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anies Ungguli Prabowo dan Sandi di Pilpres, Partai Gerindra: Terlalu Dini

M Nurhadi Rabu, 24 Maret 2021 | 20:27 WIB

Anies Ungguli Prabowo dan Sandi di Pilpres, Partai Gerindra: Terlalu Dini
Prabowo posting foto bersama Sandiaga di akun Instagram pribadinya. (Keterangan Foto: @prabowo)

Ini Maret 2021. Terlalu berlebihan, terlalu jauh, terlalu dini, terlalu cepat, terlalu prematur kalau kita bicara pilpres, kata Riza.

SuaraBatam.id - Partai Gerindra secara resmi kembali mengajukan Prabowo Subianto menjadi capres 2024. Baik dari tingkat bawah sampai atas, kader partai tersebut hanya mengajukan nama Prabowo Subianto dalam Pilpres 20214 nanti.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menegaskan, internal Gerindra secara bulat mendukung Prabowo Subianto, maju pada perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI ini mengaku sudah mendengar aspirasi dari semua kader Gerindra dari tingkat ranting, PAC, DPC hingga DPD dan semuanya menjagokan Prabowo.

“Internal Gerindra secara bulat dalam rapimnas dalam KLB DPC. Bahkan saya kalau keliling dari ranting ke kecamatan se-Indonesia, pengurus DPD se-Indonesia dan kita semua anggota DPR RI, tetap ingin beliau maju karena data-data kami miliki potensial sekali,” ungkap Muzani, melansir Hops.id (jaringan Suara.com) dikutip Rabu(24/3/2021).

Baca Juga: Anies Baswedan Bawa Sepeda Non-lipat ke Gerbong Kereta MRT

Muzani menyebut, meski keputusan sudah satu suara, pihaknya tidak ingin terburu-buru mengumumkan hal ini mengingat saat ini Prabowo Subianto masih fokus bertugas sebagai Menteri Pertahanan RI.

Meski demikian, survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Anies Baswedan sebagai calon paling kuat di mata anak muda dibanding Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Meski data ini dianggap berlebihan oleh Politikus Gerindra Ahmad Riza Patria.

Alasannya, lantaran gelaran pilpres masih lama, atau setidaknya masih ada 3 tahun untuk pemilu. Sehingga, terlalu dini apabila dinilai sekarang.

Eks Wapres Jusuf Kalla (kanan) saat bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Eks Wapres Jusuf Kalla (kanan) saat bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Ini Maret 2021. Terlalu berlebihan, terlalu jauh, terlalu dini, terlalu cepat, terlalu prematur kalau kita bicara pilpres,” kata Riza di Jakarta, Selasa dikutip dari Antara.

Sebelumnya, survei Indikator Politik Indonesia dengan sampel anak muda usia 17 hingga 21 tahun memperlihatkan elektabilitas Anies Baswedan yang mencapai 15,2 persen.

Baca Juga: Anies Tinjau Vaksinasi Wartawan di Balai Kota DKI

Angka ini melampaui dua tokoh dari Gerindra yakin Prabowo Subianto dengan nilai sebesar 9,5 persen dan Sandiaga Uno dengan dukungan 9,8 persen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait