facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Masih Misterius, Kasus Mayat di Septic Tank 4 Tahun Lalu Belum Terkuak

Dythia Novianty Kamis, 07 Januari 2021 | 11:59 WIB

Masih Misterius, Kasus Mayat di Septic Tank 4 Tahun Lalu Belum Terkuak
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

Kasus dugaan pembunuhan seorang janda beranak tiga yang berlangsung empat tahun lalu, belum juga terkuak.

SuaraBatam.id - Kasus yang berjalan selama empat tahun, merupakan penemuan mayat di septic tank, hingga kini belum juga terkuak.

Dugaan pembunuhan seorang janda muda, Yuliana Pratiwi, ditemukan di belakang RM Pondok Ciung, Jalan Sei Datuk, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) 2017 lalu.

Kakak korban, Fenty Herawaty berharap polisi segera mengungkap kematian adiknya. Sejak ditemukan jasadnya pada 6 Januari 2017 hingga 6 Januari 2021 ini belum ada kejelasan.

"4 Desember 2016 adikku dikabarkan hilang. Lalu 6 Januari 2017 telah ditemukan menjadi jenazah di lobang septic tank dan sampai 6 Januari 2021 belum juga terungkap," ujar Fenty, dilansir laman Batamnews, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga: Kisah Balita Korbankan Nyawa demi Sang Adik yang Tenggelam di Septic Tank

Yulianti Pratiwi saat ditemukan tewas masih berusia 27 tahun.

"Kami sekeluarga sangat-sangat kehilangan. Semoga adik kami tenang di alam sana. Doa terbaik kami panjatkan pada Yang Kuasa semoga husnul khatimah, amin," katanya.

Diakuinya sudah dua tahun terakhir belum ada kabar terbaru dari polisi. "Sudah dua tahun ini gak ada pihak kepolisian yang menghubungi saya lagi. Semoga tahun ini ada titik terang terhadap kasus kematian adik saya," jelasnya.

Ketiga anak mendiang Tiwi saat ini menjadi yatim piatu. Dua anak almarhumah yaitu anak pertama dan ketiga diasuh sang nenek, seorang lagi yaitu anak kedua diasuh oleh Fenty.

Ia menceritakan, anak pertama mendiang Tiwi kini duduk di bangku sekolah SLB di Senggarang. Kemudian anak keduanya itu dimasukan ke sekolah pesantren sedangkan, yang bungsu belum disekolahkan karena tidak ada biaya.

Baca Juga: Selamatkan Adik, Balita Pekanbaru Tewas Tenggelam di Galian Septic Tank

Ia juga berharap pemerintah daerah (pemda) bisa membantu ketiga putra dan putri mendiang. Diakuinya, selama ini ketiga anak mendiang Tiwi mendapatkan bantuan dari Baznas sebesar Rp 200 ribu per bulan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait