alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Kalangan PNS Kepri Terjadi Karena Ini

RR Ukirsari Manggalani Kamis, 03 Desember 2020 | 20:05 WIB

Lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Kalangan PNS Kepri Terjadi Karena Ini
Ilustrasi Covid-19 [Envato Elements].

Berikut adalah analisa terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi positif di kalangan PNS Kepulauan Riau.

SuaraBatam.id - Di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atau Pemprov Kepri telah terjadi lonjakan jumlah kasus terpapar dan terkonfirmasi positif COVID-19.

Dikutip dari Batamnews, mitra SuaraBatam.id, ada 14 orang PNS di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kepri terkonfirmasi positif COVID-19, dan salah satunya adalah pejabat Eselon II yang menduduki jabatan sebagai Kepala Biro.

Setelah ditelusuri, dari 14 orang PNS terkonfirmasi positif itu, sebagian baru saja melakukan perjalanan dinas ke Bandung dan Batam.

"Yang saya tahu, PNS di Dinas Ortal yang positif COVID-19 itu, sebelumnya telah melakukan perjalanan dinas ke Bandung, Jawa Barat," kata sumber Batamnews anonim pada Kamis (3/12/2020).

Baca Juga: Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Eden Park Batam adalah Residivis

Dengan 14 orang PNS Kepri terkonfirmasi positif COVID-19, lanjutnya, berarti mereka adalah klaster perjalanan dinas Bandung.

"Saya tidak tahu persis kapan pergi dan pulangnya PNS Ortal Kepri dari Bandung. Namun yang pasti mereka sudah melakukan perjalanan dari Bandung dan ternyata terpapar Corona," imbuh sumber anonim itu.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mochmmad Bisri saat dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan bahwa 14 PNS yang terpapar COVID-19 tadi melakukan perjalanan ke Bandung.

"Ya, betul. Mereka kembali dari perjalanan dinas di luar kota," tukasnya singkat.

Padahal sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah telah mengeluarkan larangan kepada ASN yang akan bepergian dinas ke daerah dan wilayah dengan status zona merah dan transmisi lokal penyebaran COVID-19 masih tinggi.

Baca Juga: Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil Terjadi Perumahan Eden Park

"Sudah komitmen kami agar semua ASN tidak dinas ke daerah zona merah dulu untuk saat ini," kata TS Arif Fadillah.

Ia meneruskan, bila melihat dari riwayat penularan virus COVID-19 ke wilayah Kepri kebanyakan berasal dari luar daerah.

Situasi ini juga dibuktikan dengan banyak pasien yang terinfeksi setelah melakukan perjalanan ke wilayah yang transmisi lokal penyebaran COVID-19 yang masih cukup tinggi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait