alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pendemo: Ada Pertumpahan Darah Jika Habib Rizieq Datang ke Medan!

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 20 November 2020 | 17:31 WIB

Pendemo: Ada Pertumpahan Darah Jika Habib Rizieq Datang ke Medan!
Massa membakar spanduk bergambar Habib Rizieq di Medan. (Suara.com/Muhlis)

Massa mengingatkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk tidak sekali-kali memberikan izin kedatangan Habib Rizieq Shihab.

SuaraBatam.id - Pendemo dari Laskar Front Pembela Pancasila (FPP) mengancam akan ada pertumpahan darah jika Habib Rizieq Shihab datang ke Medan. Pendemo mengklaim Habib Rizieq Shihab hanya akan meresahkan jika datang ke Medan.

Massa mengingatkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk tidak sekali-kali memberikan izin kedatangan Habib Rizieq Shihab.

"Jika ini dipaksakan datang ke Sumut, kami pastikan akan ada pertumpahan darah. Kepada pak polisi, jangan takut jangan terintimidasi, kami berani di barisan depan," kata salah seorang pendemo, Zulkarnain dalam orasinya..

Mereka berdemo di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (20/11/2020). Mereka menginjak-injak foto wajah Habib Rizieq. Habib Rizieq ditolak datang ke Medan, Sumatera Utara.

Habib Rizieq ditolak karena melakukan kegiatan dengan pengumpulan massa di Tangerang, Jakatra dan Bogor pekan lalu.

Foto wajah Habib Rizieq Shihab diinjak-injak massa demonstran. (Suara,com)
Foto wajah Habib Rizieq Shihab diinjak-injak massa demonstran. (Suara,com)

Mereka mengecam pernyataan Rizieq Shihab yang dinilai sebagai ujaran kebencian dan memecah belah umat.

Penolak Habib Rizieq datang dari Laskar Front Pembela Pancasila (FPP).

"Kita tidak mau apa yang terjadi di Jakarta, akan dibuat di Sumatera Utara. Mereka mengabaikan protokol kesehatan," kata Zulkarnain.

Sebagai keturunan rasul, semestinya ucapan Rizieq merujuk pada sikap Nabi Muhammad SAW.

"Tidak ada satu agama manapun yang menganjurkan menghina agama lain. Kalau dia keturunan Rasul yang mulia, ucapannya semestinya tidak memecah belah umat," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait