Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Beli Gas 3 Kg di Swalayan Istana, Kakek Ajis Tewas Setelah Marah-marah

Pebriansyah Ariefana Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:49 WIB

Beli Gas 3 Kg di Swalayan Istana, Kakek Ajis Tewas Setelah Marah-marah
Pangkalan LPG di kawasan Sunter, Jakarta, Sabtu (22/5).

Kakek Ajis ini diketahui merupakan penduduk Kecamatan Bukit Bestari.

SuaraBatam.id - Seorang kakek berusia 73 tahun, Ajis tewas setelah antre beli gas 3 kg subsidi di Swalayan Istana Jalan Ir Sutami Tanjungpinang. Diduga Kakek Ajis tewas kena serangan jantung.

Kakek Ajis ini diketahui merupakan penduduk Kecamatan Bukit Bestari.

Di sana lagi ada kelangkaan gas subsidi untuk rakyat miskin. Warga harus menunggu dan mengantre selama berjam-jam saat stok gas tersedia.

Mereka harus berpacu dengan waktu agar dapat kebagian bahan bakar memasak itu.

Tak hanya menguras energi dan waktu, namun ada juga warga yang meninggal dunia setelah sempat pingsan saat mengantre gas bersubsidi ini.

Pangkalan LPG di kawasan Sunter, Jakarta, Sabtu (22/5).
Pangkalan LPG di kawasan Sunter, Jakarta, Sabtu (22/5).

Kapolsek Bukit Bestari, AKP Anak Agung Made Winarta menyebutkan Ajis meninggal dunia di rumah sakit, Selasa (27/10/2020).

Berdasarkan keterangan keluarga, Winarta menyebut Ajis mengantre gas di Swalayan Istana Jalan Ir Sutami Tanjungpinang sejak subuh pada Senin (26/10/2020).

"Dari subuh sudah meninggal rumah dan tak sempat makan, ia memiliki penyakit kolesterol dan tensi," sebutnya.

Berdasarkan keterangan karyawan Istana Swalayan, Ajis mengalami pingsan saat antre gas elpiji 3 kilogram.

"Setelah pingsan diberikan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait