Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Pelabuhan di Batam Segera Jadi Akses Transportasi Indonesia-Singapura

M Nurhadi Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:04 WIB

Dua Pelabuhan di Batam Segera Jadi Akses Transportasi Indonesia-Singapura
Pelabuhan Nongsa Pura Batam (Batamnews)

Pelabuhan yang disiapkan oleh Pemko Batam sementara ini masih dua, ujar Achmad

SuaraBatam.id - Dua pelabuhan di Kota Batam, Kepulauan Riau segera jadi akses keluar-masuk baik dari Indonesia maupun Singapura menyusul Travel Corridor Arrangement (TCA) yang telah diselesaikan pada Senin (12/10/2020). 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam, Achmad Farchanny menyampaikan, dua pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Internasional Batam Centre dan Pelabuhan Nongsa Pura Batam. 

“Pelabuhan yang disiapkan oleh Pemko Batam sementara ini masih dua,” ujar Achmad di hadapan wartawan di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Rabu (14/10/2020). 

Meski demikian, dua pelabuhan tersebut belum secara resmi ditetapkan sebagai pintu masuk. Sementara, dari Singapura telah ditetapkan melalui Tanah Merah. 

“Jika dari Tanah Merah, ada dua pelabuhan yaitu Pelabuhan Batam Centre dan Nongsa, tetapi masih menunggu keputusan dari Kemenkes, Kemenlu dan Kemenhub, tetapi sejauh ini dua pelabuhan ini telah siap,” katanya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).

TCA juga tengah mempersiapkan pemeriksaan tes swab bagi semua pengunjung di pelabuhan. Berkaitan tes OCR tersebut, Achmad mengatakan masih menunggu arahan dari kementrian kesehatan (Kemenkes) RI. 

“Yang jelas bisa di RSAB, kalau BTKL sementara dimanfaatkan oleh warga Kepri dan  PMI kita, kemungkinan bisa jadi pihak ketiga,” kata dia. 

Ia juga menjelaskan, ada syarat lainnya yang diberikan TCA berkaitan dengan kecepatan hasil tes PCR, yakni hasil harus keluar secepatnya tanpa menunggu berhari-hari. Pihaknya juga mempersiapkan ruang tunggu.

“Tempat karantina hanya diperuntukan menunggu hasil test PCR, tempatnya merupakan hotel di sekitar pelabuhan, ataupun yang ditunjuk Pemko Batam,” kata dia. 

Mengenai biaya pemeriksaan dan karantina, Achmad menyampaikan akan ditanggung sendiri oleh yang bersangkutan. Lalu jika hasil pemeriksaan test PCR hasilnya positif maka akan ada kebijakan yang telah ditetapkan. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait