Polisi Gerebek Bisnis Daur Ulang Kondom Bekas, Bosnya Adalah Perempuan

Bisnis itu dijalankan dengan sederhana, mencuci kondom lalu dijual lagi.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 25 September 2020 | 15:28 WIB
Polisi Gerebek Bisnis Daur Ulang Kondom Bekas, Bosnya Adalah Perempuan
Kondom bekas pakai dan celana dalam ditemukan petugas saat bersihkan saluran air di Mega Kuningan. (Suara.com

SuaraBatam.id - Kepolisian membongkar bisnis daur ulang kondom bekas dengan omset fantastis. Bisnis itu dijalankan dengan sederhana, mencuci kondom lalu dijual lagi.

Dalam praktik jual beli kondom bekas itu, polisi menangkap satu perempuan yang menjalankan bisnis tersebut. Perempuan itu adalah bosnya.

Polisi juga menyita 345 ribu kondom bekas siap jual.

Kondom-kondom itu seperti kondom baru dan siap dipakai lagi di penis.

Baca Juga:Jijik! Sindikat Ini Bersihkan 345 Ribu Kondom Bekas Untuk Dijual Kembali

Kasus ini dibongkar kepolisian Vietnam.

Kondom YSL. (Hypebeast)
Kondom YSL. (Hypebeast)

Seperti dilaporkan Televisi Vietnam (VTV), ratusan ribu kondom bekas itu tersimpan di puluhan tas besar. Tas itu disimpan di gudangdi provinsi selatan Binh Duong.

Polisi mengatakan tas tersebut memiliki berat lebih dari 360kg. Berat ini setara dengan 345.000 kondom.

Pemilik gudang mengatakan kondom bekas itu dipasok oleh orang tak dikenal.

Namun dia tidak menjelaskan dari mana asal alat kontrasepsi itu.

Baca Juga:Pabrik Vietnam Produksi Kondom Bekas, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan?

Dalam penggerebekan itu seorang perempuan ditangkap.

Kondom sepatu [firebox]
Kondom sepatu [firebox]

Kepada polisi, dia mengaku proses daur ulang kondom ini diawali dengan direbus.

Kondom itu kemudian dibentuk ulang menggunakan penis tiruan dari kayu sebelum dikemas dan dijual kembali.

VTV mengatakan tidak jelas berapa banyak kondom daur ulang yang telah terjual.

Wanita yang ditahan tersebut mengatakan bahwa dia telah menerima 0,17 dolar AS atau setara Rp 2.500 untuk setiap kilogram kondom daur ulang yang dia produksi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini