Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jijik! Sindikat Ini Bersihkan 345 Ribu Kondom Bekas Untuk Dijual Kembali

M Nurhadi Jum'at, 25 September 2020 | 14:52 WIB

Jijik! Sindikat Ini Bersihkan 345 Ribu Kondom Bekas Untuk Dijual Kembali
Gambar sebagai ilustrasi-- Kondom bekas pakai dan celana dalam ditemukan petugas saat bersihkan saluran air di Mega Kuningan. (Suara.com)

Kondom itu terlebih dahulu dibersihkan sebelum akhirnya dibentuk ulang menggunakan penis tiruan dari kayu untuk dikemas dan dijual kembali.

SuaraBatam.id - Seorang pemilik gudang di Provinsi selatan Binh Duong, Vietnam terpaksa berurusan denganpihak berwajib. Pasalnya ia dengan sengaja menjual kembali kondom yang sudah pernah digunakan alias ondom bekas.

Setidaknya ada 345 ribu kondom bekas yang telah dibersihkan dan siap untuk dijual kembali terkini diamankan oleh polisi setempat. Diduga, kondom-kondom tersebut akan dibungkus kembali layaknya kondom baru.

Melansir dari Batamnews (jaringan Suara.com) yang menyadur dari Channel News Asia, polisi setempat mengatakan pihak berwajib mengamankan tas berisi barang bukti dengan berat lebih dari 360 kilogram, atau setara 345 ribu kondom.

Berdasarkan laporan Televisi Vietnam (VTV), ratusan ribu kondom bekas itu tersimpan di puluhan tas besar dalam sebuah gudang di provinsi selatan Binh Duong.

Kepada polisi, pemilik gudang itu mengaku kondom bekas itu dipasok oleh orang tak dikenal. Meski ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai identitas dan darimana saja ia mendapatkan kondom bekas tersebut.

Selain pemilik gudang tersebut, polisi juga menangkap seorang perempuan yang diduga menjadi penanggung jawab dalam proses "pembersihan" kondom tersebut.

Berdasarkan sumber terkait, dalam proses penjualan kembali kondom bekas tersebut, terlebih dahulu kondom itu dibersihkan sebelum akhirnya dibentuk ulang menggunakan penis tiruan dari kayu untuk dikemas dan dijual kembali.

Sumber VTV sendiri tidak menyebut secara jelas terkait jumlah kondom daur ulang yang telah terjual. Sementara, wanita yang ditahan tersebut mengatakan bahwa dia telah menerima US $ 0,17 untuk setiap kilogram kondom daur ulang yang dia produksi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait