- PT PLN Batam melaporkan pemulihan total pasokan listrik di Batam dan Bintan tercapai pada hari Rabu.
- Gangguan kelistrikan bermula dari loncatan listrik di gardu induk Sei Harapan yang memicu pemadaman pada Senin.
- Tim gabungan bersama kepolisian memastikan seluruh peralatan kelistrikan berfungsi normal setelah melalui serangkaian pengujian fungsi.
SuaraBatam.id - PT PLN Batam mengatakan pemulihan pasokan listrik di Batam dan Bintan pascagangguan pemadaman total (blackout) pada Senin (12/10/2026) telah mencapai 100 persen pada Rabu (14/10/2026) setelah upaya penormalan listrik.
Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo menjelaskan gangguan bermula pada Senin pukul 06.28 WIB, di salah satu trafo pada gardu induk Sei Harapan, Batam.
"Gangguan berupa flashover atau loncatan listrik yang menimbulkan percikan api tersebut memicu hubungan arus pendek (short circuit). Pemutus arus atau circuit breaker (CB) seharusnya memutus aliran listrik ketika terjadi gangguan, namun ini tidak terjadi," katanya, Minggu (18/10/2026).
Akibatnya, gangguan masuk ke jaringan utama PLN Batam bertegangan 120 kilovolt (kV) dan menjalar ke wilayah Sagulung hingga pembangkit listrik di Tanjung Uncang.
Pembangkit Tanjung Uncang mengalami gangguan, kemudian diikuti pembangkit lainnya yang tidak mampu menggantikan pasokan daya dari pembangkit bertegangan 220 kV tersebut.
"Kondisi tersebut menyebabkan sistem kelistrikan mengalami gangguan dan pada pukul 06.37 WIB semua pembangkit terlepas dari sistem kita," ujar Kwin.
PLN Batam mulai melakukan pemulihan secara bertahap sekitar pukul 08.00 WIB dengan upaya penormalan listrik di setiap gardu secara bertahap.
"Pada Senin sekitar pukul 22.00 WIB, pasokan listrik di Batam telah pulih sekitar 69 persen. Pemulihan mencapai 100 persen di Batam sekitar pukul 01.00 WIB pada Selasa dini hari," katanya.
Sementara itu, pemulihan pasokan listrik di Pulau Bintan berlangsung lebih lambat dibandingkan Batam.
"Kami juga ingin minta maaf atas keterlambatan penormalan pasokan listrik ke Bintan, di mana baru kembali normal sepenuhnya pada Rabu dengan pemulihan mencapai 100 persen sekitar pukul 18.30 WIB," kata dia.
Setelah sistem kelistrikan kembali normal, PLN Batam memastikan peralatan bekerja sesuai standar dengan penyelidikan kronologi kejadian dan melakukan uji peralatan.
Direktur Operasi PT PLN Batam Dinda Alamsyah mengatakan tim teknis PLN Batam bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kepri dan Bareskrim Mabes Polri melakukan uji fungsi peralatan di Gardu Induk Sei Harapan pada Jumat (16/10).
Sebelum pengujian, tim juga melihat riwayat pemeliharaan peralatan, kemudian menguji sejumlah perangkat, termasuk CB 150 kilovolt (kV) yang berfungsi sebagai pemutus arus.
"Hasil pengujian yang dilakukan oleh tim teknis, meliputi waktu kerja dan keserempakan peralatan, menunjukkan bahwa semua peralatan CB 150 kV berfungsi dengan normal," kata Dinda.
Pengujian serupa dilakukan terhadap CB 20 kV, termasuk pemeriksaan keserempakan dan waktu kerja. Hasilnya menunjukkan peralatan tersebut juga berfungsi normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam
-
Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas ke Batam, Dibongkar lalu Dijual Eceran
-
Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat
-
Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan