Eko Faizin
Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:36 WIB
Ilustrasi pemadaman listrik massal. [Shutterstock]
Baca 10 detik
  • Kota Batam, Bintan, dan Tanjungpinang mengalami pemadaman listrik massal sejak Senin pagi, 12 Oktober 2026.
  • Pemadaman menyebabkan lumpuhnya aktivitas usaha, terhentinya pasokan air bersih, kemacetan, serta gangguan di fasilitas umum.
  • PLN Batam melakukan pemulihan secara bertahap hingga malam hari dan sebagian wilayah sudah kembali menyala.

Bandara Internasional Hang Nadim turut terdampak. Sejumlah tenant dan area ruang tunggu penumpang sempat terlihat gelap akibat gangguan kelistrikan.

Memasuki malam hari, kabar pemulihan listrik mulai datang dari sejumlah kawasan.

Warga di Tiban, Batuaji, Sagulung, Batam Center, Punggur, Batu Ampar, dan Baloi dilaporkan mulai merasakan kembalinya pasokan listrik.

Namun, laporan itu belum berarti seluruh permukiman di masing-masing kawasan sudah menyala.

Sebagian warga lainnya masih harus bertahan dalam kondisi gelap sambil menunggu proses pemulihan dari PLN Batam.

Gangguan listrik ini menjadi perhatian serius mengingat Batam merupakan salah satu pusat industri dan investasi nasional yang sangat bergantung pada keandalan pasokan energi.

Masyarakat berharap, PLN Batam segera menuntaskan pemulihan sekaligus memberikan penjelasan mengenai penyebab gangguan serta langkah pencegahan agar pemadaman serupa tidak kembali terulang.

Hingga Senin malam, Batam belum sepenuhnya terang. Sebagian kawasan mulai menyala, sementara warga di wilayah lainnya masih menunggu listrik kembali normal.

Load More