- Kota Batam, Bintan, dan Tanjungpinang mengalami pemadaman listrik massal sejak Senin pagi, 12 Oktober 2026.
- Pemadaman menyebabkan lumpuhnya aktivitas usaha, terhentinya pasokan air bersih, kemacetan, serta gangguan di fasilitas umum.
- PLN Batam melakukan pemulihan secara bertahap hingga malam hari dan sebagian wilayah sudah kembali menyala.
SuaraBatam.id - Kota Batam dilanda pemadaman listrik massal atau blackout sejak Senin (12/10/2026) pagi belum sepenuhnya teratasi hingga malam hari.
Sekretaris PLN Batam, Rudi Antono, mengatakan pihaknya masih berupaya memulihkan pasokan listrik setelah gangguan besar yang terjadi sejak pagi.
"PLN sedang menyalakan listrik secara bertahap," ujarnya dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com.
Berdasarkan informasi, wilayah yang dilaporkan mulai mendapatkan kembali aliran listrik antara lain Tiban, Batuaji, Sagulung, Batam Center, Punggur, Batu Ampar, dan Baloi.
Di sisi lain, sejumlah kawasan di Batam masih gelap gulita setelah sekitar 14 jam mengalami pemadaman.
Meski demikian, pemulihan belum merata. Tidak semua kawasan di wilayah tersebut sudah mendapatkan pasokan listrik secara normal.
Pemulihan dilakukan secara bertahap untuk mengembalikan pasokan listrik ke kawasan yang terdampak.
Namun, belum ada kepastian kapan seluruh wilayah Batam akan kembali mendapatkan aliran listrik secara normal.
Pemadaman yang terjadi sejak sekitar pukul 06.30 WIB tersebut tidak hanya melanda Batam, tetapi juga berdampak pada wilayah Bintan dan Tanjungpinang.
Warga Bertahan Belasan Jam Tanpa Listrik
Pemadaman berkepanjangan membuat aktivitas masyarakat terganggu sepanjang hari.
Sejak pagi, warga menghadapi berbagai persoalan, mulai dari tidak berfungsinya pendingin ruangan, terganggunya aktivitas usaha, hingga terhentinya pasokan air bersih di sejumlah permukiman.
Gangguan jaringan telekomunikasi juga dikeluhkan masyarakat di beberapa lokasi. Dampak pemadaman bahkan meluas hingga aktivitas transportasi dan perdagangan.
Di sejumlah SPBU, warga terlihat mengantre untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Stok BBM di SPBU kawasan Batam City Square (BCS) dilaporkan habis, sementara antrean panjang terjadi di SPBU Bundaran Ocarina. Kemacetan panjang juga terlihat di kawasan Simpang Jam, Batam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik
-
Listrik Padam Ganggu Rapat Pemkot Batam, Layanan Online Lumpuh-Jalanan Macet
-
Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan
-
Pemadaman Listrik Massal, Warga Batam Serbu Mal demi Cas HP dan Dapat Sinyal