- Polisi menangkap DK setelah bukti CCTV mengarah padanya.
- DK mengaku telah mencuri di sekitar 50 lokasi berbeda.
- Polisi terus menyelidiki TKP tambahan dan mencari barang bukti lain.
SuaraBatam.id - Seorang pria berinisial DK yang diduga kuat merupakan pelaku pencurian di puluhan lokasi berbeda ditangkap pihak kepolisian.
Penangkapan berawal dari laporan seorang penghuni kos di kawasan Laixing Kapling. Korban kehilangan uang tunai Rp 9.000.000 dari kamarnya.
Hilangnya uang itu awalnya hanya menimbulkan kecurigaan, namun rekaman CCTV di sekitar lokasi menjadi titik terang yang kemudian mengarahkan penyidik pada sosok pelaku.
Rekaman itu memperlihatkan seorang pria tak dikenal masuk ke dalam kamar kos ketika penghuni tidak berada di tempat.
Berdasarkan laporan dan bukti rekaman itulah, petugas menangkap DK di rumahnya di Seilakam Barat. Setelah ditangkap, DK dibawa ke Mapolres Karimun untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam pemeriksaan awal, DK justru memberikan pengakuan yang jauh lebih besar dari dugaan awal. Ia mengakui telah melakukan aksi pencurian di sekitar 50 TKP berbeda.
Rinciannya pun mengejutkan. Ia menyebut 17 kejadian terjadi di Kecamatan Karimun, 23 di Kecamatan Meral, serta 10 lokasi lain di Kecamatan Tebing.
Barang-barang yang diincar pun beragam, mulai dari tabung gas, uang tunai, besi bekas, kompor, kabel, gerobak, mesin air, aluminium, baling-baling kapal, hingga sepatu safety.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Denny Hartanto, menyebut pelaku cukup meresahkan dan aktif melakukan pencurian di berbagai wilayah.
"Kami terus mengembangkan TKP lainnya dan menelusuri barang bukti tambahan," katanya melansir Batamnrws.id, Senin 17 November 2025.
Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa, menegaskan komitmen Polres Karimun dalam menjaga keamanan wilayah.
"Penangkapan ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat," katanya.
Berita Terkait
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
Kawanan Maling Motor Tembak Warga di Palmerah, Penjual Beras Jadi Korban
-
Belasan Nyawa Melayang di Galangan Kapal PT ASL Shipyard: Kelalaian atau Musibah?
-
Rentetan Kecelakaan Kerja di Galangan PT ASL Shipyard Kembali Terjadi, Polisi Turun Tangan
-
Geger Video Bom di Bandara Batam, Kapolda Kepri: Hoaks! Pelaku Sedang Kami Kejar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar